|
BANTUL (KRjogja.com) - Lima perupa perempuan menggelar hasil karyanya sekaligus menutup rangkaian pameran seni visual di Tembi Contemporary, Bantul, Senin (7/12). Dengan pameran bertajuk 'Vote Notes' kelima perupa ini mengajak penikmat seni Yogyakarta untuk dapat melakukan perjalanan retrospeksi seni yang kini mulai ditanggalkan masyarakat.
Perupa yang tergabung dalam kelompok LAB LT terdiri dari dalam dari Lenny Ratnasari Weichert, Ambarwati Sri Lestari, Bonita Margaret, Lashita Situmorang dan Theresia Agustina Sitompul. Pameran akan berlangsung hingga 25 Desember 2009 yang menhadirkan lebih dari 30 karya instalasi dan lukisan serta didukung oleh Museum dan Tanah Liat dan Kersan Art Studio.
Dikatakan Kurator Pameran Votes Notes from LAB LT, Sudjud Dartanto kelima perupa ini merupakan bagian dari masyarakat popular yang menjadi target atau objek suara Pemilu. Inilah sejumlah 'vote notes' dari LAB LT mengenai wacana pemilihan umum yang mereka ekspresikan melalui sejumlah karya lukisan, grafis, dan objek Pemilu.
"Sekilas karya mereka berbau politis, tapi kalau kita luangkan waktu untuk mencermatinya, kita seolah dipaksa untuk berkaca pada kenyataan hasil perilaku, perbuatan dan pilihan-pilihan yang kita buat. Sangat mudah untuk mengeluhkan kondisi yang tidak kondusif sekarang ini, dan kita sepertinya lupa bahwa sedikit banyak, kita semua ikut menyumbang pada ketidaknyamanan yang kita rasakan sekarang" ujar Sujud.
Ditambahkannya, pandangan dominan mengatakan, orang yang tidak memilih akan dianggap bukan menjadi bagian dari komunitas kewargaan. Sementara untuk sebagian orang, sikap untuk tidak memilih adalah sebuah sebuah pilihan juga.
“Apakah anggota LAB LT ini memilih atau tidak, bukan merupakan persoalan yang ingin dibahas dalam esai ini, namun yang ingin saya sampaikan bahwa berbagai ungkapan kritis mereka yang hadir dengan berbagai lapis pengucapan itu perlu kita apresiasi lebih jauh,” katanya. (Fir)
Berita terkait :








