|
JENEWA (KRjogja.com) - Gempa bumi menjadi pemicu bencana besar paling mematikan dalam satu dekade terakhir dan masih menjadi ancaman utama bagi jutaan orang di seluruh dunia, terutama yang tinggal di kota besar. Sebuah penelitian yang didukung PBB, Kamis 928/1) menyebutkan, hampir 60 persen dari sekitar 780 ribu orang yang tewas akibat bencana alam antara 2000 hingga 2009, tewas karena gempa bumi.
Namun hal-hal yang berkaitan dengan iklim mempengaruhi jauh lebih banyak orang, karena hampir tiga perempat dari dua miliar orang terkena bencana. Badai tercatat sebagai penyebab 22 persen kematian di seluruh dunia sedangkan suhu yang ekstrim mengklaim sekitar 11 persen dari korban tewas dalam 3.852 bencana alam dalam periode itu.
Para pejabat dan peneliti juga mewaspadai bencana-bencana yang terkait iklim dan cuaca karena secara keseluruhan jumlah bencana akibat hal tersebut meningkat dua kali lipat dekade ini, dibandingkan dekade sebelumnya.
"Gempa bumi adalah bencana alam yang paling mematikan dalam 10 tahun terakhir dan masih menjadi ancaman serius bagi jutaan orang di seluruh dunia karena delapan dari 10 kota berpenduduk terpadat di dunia berada di jalur gempa bumi," kata Wakil Khusus PBB untuk Pengurangan Resiko Bencana, Margareta Wahlstroem.
Namun hanya sekitar empat persen yang tertimpa bencana dalam satu dekade tersebut yang mengalami gempa bumi, sedangkan 44 persen yang lain menjadi korban bencana banjir dan 30 persen kekeringan, menurut penelitian.
Bencana paling mematikan pada dekade pertama abad 21 adalam tsunami yang terjadi di Samudra Hindia pada 2004 yang menewaskan 226.408 orang di sejumlah negara, badai Nargis di Myanmar yang menewaskan 136.366 orang pada 2008 dan gempa bumi Sichuan di China tahun itu yang mengakibatkan 87.476 orang tewas.
Sekitar 73.338 orang juga tewas dalam sebuah gempa bumi di Pakistan (2005) sedangkan 72.210 yang lain tewas akibat gelombang panas di Eropa (2003).
Dekade periode ini juga telah dibuka oleh gempa bumi mematikan, sekitar 170 ribu orang dikhawatirkan tewas dalam gempa bumi besar yang terjadi di ibukota Haiti, Port-au-Prince dan sekitarnya pada 12 Januari. (Ant/Ogi)
Berita terkait :
-
Bengkulu Diguncang 267 Gempa Selama 8 Bulan Terakhir
BMKG : DIY Kawasan Rawan Gempa Bumi
Kabupaten Bantul Jadi 'Sample' Kawasan Rumah Tahan Gempa
Korban dan Bangunan Rusak Akibat Gempa Selesai Didata
Pemkab Bantul Tanggung Pengobatan Korban Gempa








