|
YOGYA (KRjogja.com) - Pameran seni rupa bertajuk 'Konspirasi On' digelar di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY), 2 hingga 10 Maret mendatang. Dalam pemeran ini akan menghadirkan kurang lebih 20 karya lukis dan 4 karya instalasi.
Dikatakan kurator pameran, Heri Kris tema yang dihadirkan dalam Konspirasi On ini terinspirasi ketika melihat fenomena terjadinya kelompok-kelompok perupa maupun partai politik yang menjadi paradigma baru dalam dalam dunia seni rupa kita. “Kedelapan, perupa tersebut ialah Hafez Achda, Parjiyanto, Putra Eko Prasetyo, Sri Pramono, Sumarno, Suparman, Teguh Margono dan Unggul Pamungkas," katanya.
Heri mengatakan dalam pameran ini para perupa muda memamerkan karyanya dengan masing-masing kreativitas yang berbeda. Salah satu contoh adalah karya Parjiayanto dengan judul 'Asu Gede Menang Kerahe' berukuran 7-cm x 90 cm dengan cat minyak diatas kanvas tahun 2009 yang menggambarkan dimana orang dengan tubuh yang besar atau kekuasaan yang besar akan selalu menang jika bertarung dengan orang-orang kecil.
"Sumartono dengan karyanya berjudul 'Taft' berukuran 180 cm x 150 cm memakai akrilik dia atas kanvas tahun 2010 yang menyuarakan sebuah perjuangan rakyat bawah yang ada di dalam dunia pewayangan sering disimbolisasikan sebagai punokawan, sosok Petruk yang digambarkan bisa berdiri lebih tinggi daripada yang lain," kata Heri.
Kedelapan perupa muda ini telah membuka ruang apresiasi lewat pameran bersama, dimana kritik, dialog, pujian maupun gesekan-geskan pemikiran antar seniman bisa menumbuhkan kualitas diri dalam berkarya. Banyak hal yang bisa diserap dari sekitar kita dengan berfikir positif dan kreatif agar menjadi perupa yang profesional dengan respon terhadap kejadian yang konspiratif dalam negeri ini. (Fir)
Berita terkait :
-
14 Perupa Ramaikan Jambore Seni Rupa Nasional XV
Pameran Pembangunan Harteknas 2010 Digelar
Aneka Bentuk Wajah Ala Teguh Ostenrik
Warga Peringati Hari Keluarga Nasional
Pameran Lukis 'Recette', Sajikan Kenyataan Secara Absurd








