Pilih warna tema

Hujan Deras Landa Klaten, Tanaman Padi Puso
Rabu, 10 Maret 2010 12:04:00
Tanaman padi milik Mugi yang terendam air karena bajir. (Foto : Atiek Widyastuty H)

KLATEN (KRjogja.com) - Hujan lebat yang turun beberapa hari terakhir di Kabupaten Klaten, membuat puluhan hektare tanaman padi puso. Akibatnya, banyak petani yang tidak bisa menikmati hasil panen mereka secara maksimal, karena ambruknya tanaman ini berakibat pada penurunan jumlah produksi.

"Kerugian saya sekitar Rp 500 ribu - Rp 1 juta per 2.500 meter persegi. Biasanya kalau tanaman bagus saya bisa mendapatkan hasil Rp 3 juta. Namun karena sekarang tanamannya terendam air, saya hanya bisa mendapat hasil Rp 2 - 2,5 juta. Tapi ini termasuk mending, karena dulu pernah sama sekali tidak bisa dipanen karena semuanya terendam air," kata Mugi Rahayu (50) warga Desa Sengon Kecamatan Prambanan Klaten, Rabu (10/3).

Sementara Haryanto (31), warga Dukung Tambangan Desa Mutihan Kecamtan Gantiwarno ini memilih untuk memanen padinya mesti masih berwarna hijau. Itu dilakukannya karena kondisi padinya ambruk semua dan tidak mungkin kalau memanennya menunggu nanti-nanti. "Memang rugi, tapi mau bagaimana lagi. Ini kan musibah, jadi ya saya harus tetap menerimanya," ujarnya.

Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Gantiwarno Slamet SP didampingi Petugas Teknis Pertanian Haryono, mengatakan ambruknya tanaman padi merupakan hal yang biasa dan tidak akan berpengaruh pada kualitas padi. Kalau musim hujan, di sekitar Gantiwarno sering mendapat kiriman air dari Gunungkidul Yogyakarta dan Prambanan.

"Ambruknya tanaman padi di musim hujan merupakan hal yang biasa. Rata-rata yang ambruk karena batangnya terlalu berat karena kebanyakan dalam memberikan pupuk UREA. Jad tidak masalah. Setiap musim penghujan, rendeman padi memang selalu hingga 60 persen. Itu tidak akan berpengaruh ke kualitas berasnya," ungkap Haryono. (R-6)


Berita terkait :
Bookmark this page :

Belum Ada komentar untuk artikel ini. Silakan tambah komentar.


Komentar

Nama

E-mail

Komentar

Kode Verifikasi