Pilih warna tema

Pedagang Tolak Pembangunan Pasar Kliwon Hanya Tambal Sulam
Rabu, 10 Maret 2010 21:11:00
Bangunan pasar Kliwon bagian utara yang terbakar pada Desember 2008 silam.(Foto: Achmad Muzofar)

TEMANGGUNG (KRjogja.com) - Menolak pembangunan pasar Kliwon secara tambal sulam, belasan pedagang dari Forum Bersama Korban Kebakaran (Forbeskokar) Pasar Kliwon Temanggung menemui anggota Komisi B DPRD Kabupaten Temanggung, Rabu (10/3). Mereka memohon pembangunan kembali Pasar Kliwon yang terbakar pada 28 Desember 2008 harus sesuai rencana awal.

Perwakilan pedagang tersebut ditemui anggota dan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Temanggung, M. Subhan Bazari.
Ketua Forbeskokar Pasar Kliwon, Wahono mengatakan, perjalanan rencana pembangunan pasar berjalan lancar, namun di tengah terjadi perubahan yang cukup mengagetkan bahwa pembangunan Pasar Kliwon hanya akan tambal sulam. Padahal, dana yang akan digunakan untuk membangun pasar cukup besar mencapai Rp25 miliar.    

Menurutnya, pihaknya berpegang teguh pada pernyataan bupati pada pidato-pidato sebelumnya bahwa pasar akan dibongkar total dan dibangun baru. Ia mengatakan, bangunan pasar yang ada sudah tua, yaitu sekitar 20 tahun dan biasanya umur kekuatan bangunan prasarana publik secara teknis hanya mencapai 25 tahun.    

Wahono menambahkan pada lantai dua Pasar Kliwon yang terbakar banyak yang bocor dan besi beton di lantai dua kelihatan keluar dari beton serta kerangka atap besi baja melengkung. " Kami mohon DPRD untuk menindaklanjuti surat kami dan mendesak kepada pemkab untuk mengubah rencana tambal sulam menjadi rencana bongkar total dan dibangun baru, katanya.    

Menanggapi keluhan pedagang tersebut, Subhan Bazari mengatakan, berdasarkan pembahasan APBD 2010 pembangunan Pasar Kliwon merupakan prioritas utama.

Ia mengatakan, pembangunan pasar dilaksanakan dua tahap, yakni APBD 2010 dianggarkan Rp16,5 milar dan tahun 2011 dianggarkan Rp8,5 miliar. "Kami akan menyampaikan masukan dari pedagang ini kepada pihak eksekutif, kebetulan pada pekan depan Komisi B akan rapat dengan Disperindag dan DPU tentang pembangunan Pasar Kliwon, katanya. (Mud)


Berita terkait :
Bookmark this page :

Belum Ada komentar untuk artikel ini. Silakan tambah komentar.


Komentar

Nama

E-mail

Komentar

Kode Verifikasi