PURBALINGGA (KRjogja.com) - Jembatan yang melintas Kali Laban di Desa Karanggedang, Kecamatan Karanganyar diresmikan penggunaanya sehingga siswa tidak serong membolos.
"Sebelum ada jembatan, anak-anak yang tinggal di wilayah timur Sungai Laban, kalau ke sekolah harus menyeberang sungai. Jadi, kalau musim banjir sering bolos karena takut hanyut,” ujar Kepala Desa Karanggedang Krusmiarto kepada KRjogja.com, saat mengikuti acara peresmian jembatan Sungai Laban, Kamis (11/3).
Jembatan yang diresmikan Bupati Purbalingga Triyono Budi Sasongko menghabiskan dana Rp 272 juta dan bersumber dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan Tahun 2009. Selain itu, swadaya masyarakat berupa tenaga kerja, bahan bangunan hingga dana senilai lebih dari Rp 547 juta.
Pembangunan Jembatan yang menghubungkan Desa Karanggedang dengan Desa Kebunderan dimulai 6 September 2009 dan dikerjakan masyarakat. Akhir Desember 2009, jembatan selebar 3 meter dan sepanjang 24 meter inipun pungkas dilakukan. (Rus)
Berita terkait :
-
Jembatan Ambrol, Jalan Winong - Pucakwangi Terputus
Jalan Wonosobo-Dieng Dikebut
Pemkab Usul Rp 30 M ke BNPB
Diterjang Banjir, Jembatan Kali Blukar Ambrol
Korban Jembatan Ambruk Jadi 12








