Pilih warna tema

Anak Gunung Kratatau Gempa 4 Kali
Jumat, 12 Maret 2010 23:59:00

SERANG (KRjogja.com) - Kegempaan vulkanik Anak Gunung Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda sepanjang Jumat (12/3) malam, mencapai empat kali dan status dinyatakan waspada level II. Saat ini kegempaan Anak Krakatau terpantau dalam rekaman alat seismograf mencapai empat kali per hari, yakni kegempaan vulkanik dalam sebanyak dua kali dan vulkanik dangkal dua kali.

"Kami melarang wisatawan mengunjungi lokasi Anak Krakatau karena masih adanya aktivitas kegempaan vulkanik," kata Jumono, petugas Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Karena itu, pihaknya mengimbau pengunjung dan nelayan tidak mendekati kawasan gunung tersebut. Meskipun kegempaan relatif kecil, tetapi masih membahayakan bagi pengunjung dan nelayan.

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Departemen Sumber Daya Mineral, Bandung, hanya memberikan rekomendasi radius dua kilometer dari kawasan gunung merapi. Hingga kini, ujar dia, kawasan Anak Karakatau tertutup sebagai lokasi obyek wisata.

Dia juga mengatakan, pihaknya hingga kini belum menerima laporan korban jiwa sepanjang aktivitas Anak Krakatau terjadi, karena sudah dilakukan penyebaran informasi maupun imbauan-imbauan agar mentaati peringatan PVMBG. "Untungnya, peringatan itu mereka para pengunjung baik lokal maupun manca negara mau menyadari sehingga tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

Dia menyebutkan, selama status Anak Krakatau diturunkan menjadi waspada level II dari sebelumnya status siaga level III, kini tidak mengeluarkan lagi letusan, tremor dan hembusan angin. Saat ini, aktivitas Anak Krakatau hanya kegempaan vulkanik dalam dan vulkanik dangkal. "Saya kira kegempaan ini tidak menimbulkan gelombang tsunami," ujarnya. (Ant/Van)


Berita terkait :
Bookmark this page :

Belum Ada komentar untuk artikel ini. Silakan tambah komentar.


Komentar

Nama

E-mail

Komentar

Kode Verifikasi