|
BANTUL (KRjogja.com) - Ketua Umum Persiba Bantul Drs HM Idham Samawi menyatakan mundur selepas kegagalan tim pujaan Paser Bumi tersebut ke Indonesia Super League (ISL). Idham mengaku kecewa dan malu karena gagal memenuhi target yang telah ditetapkan oleh masyarakat dan pengurus.
Langkah mundur tersebut dianggapnya sebagai bentuk pertanggungjawaban karena sudah dua kali Persiba gagal promosi. "Yang tahun lalu lolos bukan target utama, tapi tahun ini Persiba gagal dan itu tanggung jawab saya," ujarnya, Rabu (26/5).
Dia menegaskan tidak akan mencari kambing hitam atas kegagalan tersebut. "Sepakbola Indonesia itu tidak hanya di lapangan, banyak hal yang mempengaruhi pertandingan," kata Idham. Sebelum mundur, akan diadakan evaluasi dan penyelesaian pembayaran gaji pemain dan pelatih sekitar Rp 1,3 miliar.
"Saya tidak akan mengurusi calon pengganti, nanti biar diputuskan pengurus baru," tegas Bupati Bantul ini. Dia menyatakan banyak figur lain yang mampu memimpin Persiba. Idham mengaku tidak akan mendikte pengurus baru, namun akan memberikan support penuh terutama soal pikiran dan pencarian dana. Untuk membentuk tim dan mengarungi kompetisi, dibutuhkan dana minimal Rp 8 miliar.(*-7)
Berita terkait :
-
Libur, Pemain PPSM Tetap Diberi 'PR'
PPSM Sakti 'Deal' Dengan 17 Pemain
Krisis Finansial, Persebaya Sulit Cari Pemain
Livepool dan Arsenal Sama Kuat
Manchester City Bertekuk Dihadapan Inter Milan















parjiman@Selasa, 01 Juni 2010 09:42:33
kata pepatah: kegagalan adalah kemenangan yang tertunda, tahun ini belum berhasil, masih ada tahun esok, kesempatan masih banyak. maju terus persiba!!!!!!!!!!