Pilih warna tema

Jembatan Ambrol, Jalan Winong - Pucakwangi Terputus
Kamis, 15 Juli 2010 02:12:00
Ilustrasi. (Foto : Dok)

PATI (KRjogja.com) - Jalan alternatif dari Kecamatan Winong menuju Pucakwangi terputus, karena salah satu jembatan yang berada di jalur tersebut ambrol sejak Selasa (13/7). Dampak rusaknya jembatan ini, puluhan desa lainnya yang tersebar di Kecamatan Pucakwangi, Winong, Jakenan dan Jaken secara tidak langsung juga terkena imbasnya.

Menurut Kepala Desa Grogolsari, Kecamatan Pucakwangi, Harmanto, di Pati, Rabu, peristiwa jembatan ambrol tersebut berawal ketika pada Senin petang hujan turun, sehingga membuat aliran air dari arah hulu cukup deras.

Aliran air sungai tersebut, kata dia, membuat pondasi jembatan yang dibangun pada 1987 tergerus, sehingga salah satu dari dua pilar di atasnya runtuh. Sebelum ambrol, katanya, jembatan dengan panjang 10 meter dan lebar enam meter itu kondisinya cukup memprihatinkan.

"Warga kami kalau mau ke pusat Kecamatan Pucakwangi harus memutar ke arah selatan dengan jaraj tempuh sekitar 15 kilometer dengan melewati Kecamatan Winong," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karangrejo, Anwar mengatakan, sebagian warganya mengeluhkan akses jalan setelah jembatan runtuh, terutama para pelajar yang bersekolah di wilayah Kecamatan Winong. Untuk memudahkan warga agar bisa melintasi jembatab tersebut, warga bergotong-royong membangun jembatan darurat dari bambu di atas jembatan yang ambrol.

Menanggapi kerusakan jembatab tersebut, Kasi Jembatan pada DPU Pati, Faizal mengatakan, pihaknya akan berupaya menganggarkan perbaikan jembatan dari APBD perubahan. "Sebelum jembatab ambrol, pengajuan kami pada APBD murni ditolak," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mencoba berupaya meminta alokasi dari dana tanggap darurat bencana. "Mudah-mudahan membuahkan hasil," ujarnya. (Ant/Van)


Berita terkait :
Bookmark this page :

Belum Ada komentar untuk artikel ini. Silakan tambah komentar.


Komentar

Nama

E-mail

Komentar

Kode Verifikasi