|
JAKARTA (KRjogja.com) - Pantia Pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2010 menyatakan, para peserta ujian banyak yang tidak mengisi data secara lengkap. Padahal kelengkapan data sebagai salah satu syarat kelulusan peserta.
Ketua Panitia SNMPTN 2010 Herry Suhardiyanto menjelaskan, parameter keterseleksian dilihat dari kelengkapan tiap peserta, yaitu hadir selama dua hari ujian tulis SNMPTN 2010, mengisi data peserta dan jawaban pada lembar jawaban ujian (LJU) dengan jelas, serta tidak terindikasi curang.
"Banyak yang tidak lulus justru karena tidak jelas mengisi data peserta dan jawaban di LJU," imbuh rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, Herry kepada wartawan di Gedung Kemendiknas, Jakarta, Kamis (15/7/2010) sore.
Dijelaskan Herry, peserta yang dicurigai berbuat curang juga masuk kategori ini.
Herry memaparkan, dari total jumlah peserta SNMPTN 2010 tersebut, peserta yang lolos seleksi adalah 367.909 orang, sementara yang tidak lolos seleksi 79.292 peserta. (Okz/Git)
Berita terkait :
-
Tingginya Siswa DIY Lulus SNMPTN Membanggakan
Banyak Kecurangan SNMPTN Terjadi di Jatim
88.401 Mahasiswa Baru Diterima Jalur SNMPTN
UN Jeblok, Siswa DIY Justru Rajai Skor SNMPTN
Pengumuman SNMPTN, UGM Tak Ada Kursi Kosong








