Pilih warna tema

Manajemen RSUD Gunungkidul Dinilai Lemah DPRD
Senin, 26 Juli 2010 23:34:00

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) - Anggota Komisi B DPRD Gunung Kidul, Suhardono menyatakan, manajemen RSUD Wonosari, Gunung Kidul, dinilai lemah sehingga rencana dalam mutasi pegawainya terkesan asal-asalan. Komisi B DPRD Gunung Kidul mendapat aduan dari salah satu pegawai RSUD yang dimutasi tanpa melalui prosedur yang jelas.

"Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari dinilai kurang cermat dalam memutasi pegawainya sehingga terkesan yang dijadikan dasar hanyalah suka atau tidak suka," kata Suhardono dari Fraksi Partai Demokrat itu di Wonosari, Senin (26/7).

Menurutnya dengan adanya pemutasian tersebut menjadi indikasi lemahnya komunikasi internal antara atasan dengan pegawai biasa sehingga cenderung terlihat semrawut karena tidak sesuai prosedur yang benar. Dia mengatakan selain manajemen kepegawaian, RSUD Wonosari juga lemah terhadap perencanaan pembangunan dan pengawasan lingkungan.

"Perencanaan pembangunan yang dilakukan tidak cermat sehingga pembangunan gedung lantai satu yang sudah selesai dibangun satu tahun terkahir namun belum bisa difungsikan sehingga kondisi lingkungan yang terlihat kotor dan mengeluarkan aroma sampah yang membuat pengunjung di ruma sakit itu merasa tidak nyaman," katanya.

Dia juga mengatakan RSUD Wonosari sering kekurangan obat tetapi juga banyak obat yang kedaluwarsa serta adanya pembelian alat-alat medis yang kurang sesuai. "RSUD sering mengalami kekurangan obat tetapi disisi lain banyak obat yang tidak terpakai dan sudah kedaluwarsa serta seringnya melakukan pengadaan alat-alat medis yang kurang sesuai padahal biayanya tidak sedikit," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Handayani, F Andriyani mengatakan proses pelayanan RSUD Wonosari banyak dikeluhkan masyarakat karena sering terlambat dan berbelit-belit. "Proses pelayanan RSUD Wonosari perlu ditingkatkan karena sering terlambat menangani pasien dan prosedurnya berbelit-belit," katanya. (Ant/Van)


Berita terkait :
Bookmark this page :

Belum Ada komentar untuk artikel ini. Silakan tambah komentar.


Komentar

Nama

E-mail

Komentar

Kode Verifikasi