Budidaya Sapi Perah Gaduhan Salatiga Naik Pesat
Selasa, 09 Pebruari 2010 14:41:00

SALATIGA (KRjogja.com) - Budidaya sapi perah gaduhan dari pemerintah yang diberikan kepada warga peternak hingga 2010 mengalami kenaikan cukup pesat dan kini mencapai 600 ekor sapi dari bantuan awal tahun 2006 yang hanya 50 ekor dan 150 ekor di tahun 2008.
   
Kepala Dinas Pertanian (Dipertan) Kota Salatiga, Ir Husnani, Selasa (9/2) menjelaskan bagi hasil antara Pemkot Salatiga dan petani sapi perah gaduhan cukup membanggakan. Bagi hasil terhitung hingga akhir 2009 mencapai Rp 170 juta yang diterima kas daerah dari target Rp 95 juta. " Bagi hasil cukup besar sekitar 160 persen dari target," kata Husnani.
   
Kini, 600 ekor sapi perah gaduhan ini tersebar di seluruh kelompok peternak di empat kecamatan se-Kota Salatiga. Anggota kelompok peternak yang memenuhi syarat dapat memelihara maksimal 3 ekor sapi. Perkembangannya cukup baik terutama bagi kesejahteraan peternak di Salatiga ini. " Anak sapi bisa dibagi dan terkadang dibeli oleh penggaduh sendiri," ungkapnya.
   
Keberhasilan ini tidak lepas dari semangat peternak dan rutinitas monitoring yang dilakukan dinas pertanian. Selain itu, dinas juga memberi bantuan obat-obatan demi kesehatan hewan. Tingkat kematian sapi perah gaduhan ini, menurut Husnani hanya 3 persen.
   
Bantuan sapi perah gaduhan kepada petani dan peternak tahun 2010 ini bakal ditambah 40 ekor dan alokasi anggaran bantuan obat-obatan sebesar Rp 150 juta. Sementara itu, dari data Dipertan Salatiga jumlah populasi sapi perah secara umum mencapai 8.000 ekor dengan produksi susu 7.000 liter per hari. (Sus)


Bookmark this page :

Belum Ada komentar untuk artikel ini. Silakan tambah komentar.


Komentar

Nama

E-mail

Komentar

Kode Verifikasi