|
KEBUMEN (KRjogja.com) - Peringatan Hari Pers nasional 2010 di Kebumen, Selasa (9/2) diisi dengan aksi simpatik peduli lingkungan untuk konservasi kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Luk Ulo, oleh wartawan media cetak dan eletronik Kebumen. Kegiatan diwujudkan dengan melakukan aksi tanam pohon kenari dan matoa di DAS Luk Ulo, tepatnya di bawah Jembatan Tembana Desa Kutosari, Kebumen.
"Aksi ini sekaligus untuk memperingati Hari Pers Nasional atau HPN Ke-64," jelas Sekretaris PWI Koordinatoriat Kebumen, Supriyanto, yang juga menanam pohon di sekitar lokasi pengambilan air baku (intake) PDAM yang ada di sebelah timur Jembatan Tembana.
Aksi tanam pohon selain melibatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Jateng IV, PWI Koordinatoriat Kebumen, juga melibatkan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Kabupaten Kebumen, Dinas Informasi Komunikasi dan Telematika (Inforkomtel), serta Pemerintah Desa Kutosari.
Supriyanto menambahkan, aksi ini juga untuk mendorong masyarakat dan pihak-pihak terkait melakukan upaya konservasi berkelanjutan terhadap DAS Luk Ulo yang mengalami kerusakan.
"Tebing sungai longsor di sepanjang Sungai Luk Ulo. Bahkan sudah menghilangkan rumah-rumah penduduk. Selain itu, mengancam Jembatan Tembana yang memiliki nilai sejarah perjuangan bangsa," ujar Supriyanto.
Ketua Forum DAS Kabupaten Kebumen, M Sudjangi, mengatakan, apa yang dilakukan wartawan sudah seharusnya ditindaklanjuti oleh masyarakat sekitar DAS, pemerintah daerah, propinsi dan pusat. "Kami juga mendorong swasta, BUMN dan BUMD, terlibat aktif dengan menyisihkan keuntungan yang diperoleh untuk usaha konservasi," tegasnya. (Suk)
Berita terkait :
-
Polri Kawal Bacabup
Tiga Wartawan Diculik di Kawasan Delta Niger
Partai Golkar Rapatkan Barisan
PNS Kebumen Dituntut Netral Saat Pilkada
4 Bacabup Jalani Tes Kesehatan







