RI Kurangi Impor Nonmigas
Selasa, 09 Pebruari 2010 15:01:00
Ilustrasi (Foto:Dok)

JAKARTA (KRjogja.com) - Indonesia mulai mengurangi impor nonmigas yang dilihat pada penurunan total impor nonmigas pada 2009 dibandingkan tahun 2008 karena impor barang konsumsi dan bahan baku penolong.

Total impor nonmigas Indonesia selama 2009 menurun mencapai 77,9 miliar dolar AS. Angka ini 21,1 persen lebih rendah dibandingkan total nilai impor nonmigas 2008. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar dalam paparan kinerja ekspor dan impor Januari-Desember 2009, di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (9/2).

"Menurunnya total nilai impor nonmigas tersebut disebabkan oleh menurunnya impor bahan baku atau penolong sebesar 30 persen. Sementara impor barang konsumsi turun sebesar 18,6 persen dan impor barang modal hanya turun 4,5 persen," ungkapnya.

Impor barang modal mendominasi impor Indonesia pada 2009. Dari total nilai impor Indonesia pada 2009 yang mencapai  77,9 miliar dolar AS sebagian besar impor tersebut berupa bahan baku atau penolong yang mencapai 72 persen. "Impor barang modal mencapai 21 persen dan barang konsumnesi hanya tujuh persen," ujarnya.

Sementara impor barang modal meningkat sebesar 50 persen dibandingkan impornya pada 2004, yaitu dari 14 persen pada 2004 menjadi 21 persen pada 2009.

Terjadinya pergeseran negara asal impor di Indonesia berdasarkan negara asal impor selama lima tahun terakhir juga mengalami pergeseran. Jika pada 2004 impor dari AS dan Jepang masing-masing mencapai 19 persen pada 2009 pangsa AS menjadi 10 persen dan Jepang 14 persen.

Adapun impor dari ASEAN dan Uni Eropa relatif stabil yaitu sebesar 12 persen, sedangkan pangsa pasar impor dari RRC meningkat secara signifikan yaitu pada 2004 pangsa 7,9 persen kemudian pada 2009 menjadi 19,7 persen. (Okz/Tom)


Bookmark this page :

Belum Ada komentar untuk artikel ini. Silakan tambah komentar.


Komentar

Nama

E-mail

Komentar

Kode Verifikasi