BANYUMAS (KRjogja.com) - Tanah bergerak mengakibatkan sedikitnya 18 rumah di RT 01/05, Desa Karang Bawang, Ajibarang, Banyumas nyaris roboh.
Hampir sebagian rumah warga tersebut pondasinya amblas dan retak cukup besar. Beberapa warga menyangga rumahnya dengan bambu agar tidak roboh. Namun, karena ada rumah warga yang cukup parah kerusakannya, akhirnya mereka berinisiatif mengosongkan rumahnya. Hal ini terpaksa mereka lakukan karena khawatir rumahnya roboh sewaktu-waktu.
Menurut warga sekitar, amblasnya tanah ini akibat tidak bisa menahan luapan arus air dari daerah di atasnya jika hujan tiba. Selain itu, kontur tanah yang sangat labil juga mempercepat terjadinya tanah amblas tersebut. Kejadian ini sendiri saat ini cukup membuat warga resah karena mereka masih bingung harus pindah kemana.
“Saya kalau malam terpaksa tidur di rumah tetangga yang berada di atas rumahnya. Disini sudah sangat tidak layak, lihat saja sendiri, rumah saya hampir roboh,” ujar Sutomo, warga Desa Karang Bawang, sambil menujukkan kondisi rumahnya, Sabtu (13/2/2010).
Rata-rata kerusakan rumah warga mulai terjadi dua hari yang lalu. Namun hingga Sabtu siang, kerusakan bertambah parah karena hujan masih terus terjadi. Kini tak hanya tanah yang amblas dan merusak pondasi rumah saja. Tapi, sebagian dinding rumah warga juga sudah retak sangat parah.
Sementara lantai rumah warga juga mengelupas dan sulit diperbaiki. Kini warga Desa Karang Bawang, Kecamatan Ajibarang berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas segera memberi perhatian. (Okz/git)






