Sedang Bertugas, Anggota Polsek Kokap Ditusuk
Jumat, 19 Pebruari 2010 16:58:00
Foto: Istimewa

KULONPROGO (KRJogja.com) - Sedang menjalani piket, anggota unit Intelkam Polsek Kokap, Briptu Yohanes Ardi (25) tiba-tiba diserang kawanan orang tak dikenal, Kamis (18/2) malam sekitar pukul 23.15 WIB. Akibatnya korban mengalami dua luka tusuk dan satu luka bacok dipunggungnya. Saat ini korban sedang dalam perawatan intensif di RSUD Wates. Insiden pembacokan terhadap anggota Polres Kulonprogo tersebut terjadi sekitar 100 meter dari Mapolsek Kokap.

Kepada wartawan, korban menuturkan, sebelum kejadian dia sempat mencurigai sebuah mobil jenis Avanza atau Xenia warna hitam yang mondar-mandir di dekat Mapolsek Kokap. Sesaat kemudian korban mendekati mobil yang kebetulan berhenti di sebelah selatan Mapolsek setempat.

Setelah berada di dekat mobil, dia langsung disambut dengan pertanyaan apakah benar dirinya anggota Polsek atau bukan oleh sekitar 6 orang yang berperawakan tinggi dan berambut cepak dari dalam mobil. Belum juga pertanyaan itu dijawab oleh korban, para pelaku meminta yang bersangkutan untuk menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA)-nya.

Tidak mau mengambil resiko, korban Briptu Yohanes Ardi berusaha meninggalkan kawanan pelaku dan lari menuju Mapolsek Kokap. Melihat korban mereka lari, para pelaku mengejar dengan memepet korban. Sesaat kemudian salah satu pelaku menusukkan senjata tajam ke arah punggung Briptu Yohanes Ardi.

Dalam keadaan terluka, korban tetap lari ke Mapolsek untuk minta bantuan. Sementara itu para pelaku tancap gas ke arah selatan.

"Saya tetap lari ke Polsek minta bantuan," jelas Ardi yang dirawat di ruang Flamboyan 4, RSUD Wates tadi.

Menanggapi penyerangan tersebut, Briptu Yohanes Ardi mengaku tidak tahu apa pemicu kasus tersebut. Sebab selama ini dirinya tidak pernah membuat masalah apalagi bermusuhan dengan orang lain. "Saya sendiri bingung atas kejadian ini. Mungkin saya hanya korban salah sasaran," katanya seraya menambahkan bahwa pada saat kejadian situasi di TKP sangat gelap sehingga tidak bisa mengenali wajah para pelaku.

"Situasinya sangat gelap, jadi saya tidak bisa melihat secara jelas wajah mereka (pelaku)," ujarnya lagi.

Kapolres Kulonprogo AKBP Drs Darmanto MM yang dimintai komentarnya, terkait penyerangan terhadap salah satu anggotanya menjelaskan, sampai sekarang pihaknya belum mengetahui motif penusukan tersebut. Petugas menurutnya sedang melakukan penyelidikan. Untuk mengungkap kasus itu Darmanto telah mengerahkan sejumlah anggota Reskrim memburu para pelaku.

"Bukti dan keterangan yang dihimpun dari sejumlah saksi belum bisa kami jadikan dasar untuk mengetahui motif sesungguhnya dari tindak pidana penusukan yang menimpa anggota kami. Bisa dipicu masalah pribadi atau ada unsur lain," terang Darmanto.

Terpisah, anggota tim medis RSUD Wates, Dewi Astuti mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami "vulnus punctum". "Satu luka tusuk selebar 4X0,5 cm dijahit empat. Satu luka lagi selebar 2X0,5 cm dijahit dua. Luka gores di punggungnya sepanjang 7 centimeter," katanya. (Rul)


Bookmark this page :

Belum Ada komentar untuk artikel ini. Silakan tambah komentar.


Komentar

Nama

E-mail

Komentar

Kode Verifikasi