|
WISATA alam berupa air terjun paling tinggi di Jateng, Curug Cipendhok, Cilongok, Banyumas masih jadi tempat favorit bagi masyarakat Kabupaten Banyumas dan sekitarnya setelah ke Baturaden. Letaknya yang berada di ketinggian 800 meter diatas permukaan laut, membuat udaranya begitu sejuk.
Pemandangan alam yang terhampar benar-benar masih alami. Pengunjung pun merasakan sensasi hembusan angin dan cipratan air terjun setinggi 200 meter itu atau tertinggi di Jateng selatan tersebut.
Koordinator Pengelola Wahana Curug Cipendhok, Krusharto mengatakan wisatawan domestik yang datang ke curug setiap hari libur bisa mencapai 10.000 orang. Tetapi karena Curug Cipendhok masih dianggap kawasan wisata nomor dua setelah Baturaden, maka jumlah wisatawannya tetap saja kalah dengan Baturaden.
"Padahal di Curug Cipendhok banyak panorama unik selain air terjun, seperti adanya Telaga Pucung, dan wahana Kampung Penginyongan. Disitu kita menyuguhkan hiburan musik dangdut dan pameran ular pyton, yang mana pengunjung bisa foto bersama ular pyton yang sudah jinak. Cukup dengan beli tiket Rp 6.500,-/orang sudah inklud bisa berada di berbagai lokasi wisata Cipendhok tersebut" ujarnya kepada KRJogja.com, Selasa (2/3).
Untuk mencapai ke Curug Cipendhok, pengunjung bisa naik menggunakan mobil maupun sepeda motor sekitar 8 kilometer dari jalan utama Tegal-Purwokerto di Desa Losari, Kecamatan Cilongok. Kedepannya, di kawasan curug yang dilindungi KBM WBU Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah tersebut, tutur Krus akan ditambah wahana taman kupu-kupu, serta flora fauna lainnya berupa burung Elang Jawa, Monyet, Harimau Jawa, ular dan tanaman langka di dunia.
"Di sini masih banyak terdapat hewan maupun spesies tanaman langka. Bahkan baru-baru ini, dari penelitian mahasiswa Fakultas Biologi Unsoed, Purwokerto menemukan dua spesies kupu-kupu langka di dunia. Lalu ada sepsies tanamaan anggrek, kantong semar dan tanaman langka yang hanya ada di Cipendok ini bernama tanamaman puyengan, kastuba dan banyak lagi," ungkapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Banyumas, Bambang Pudjianto, kepada KRJogja.com secara terpisah mengakui potensi Cipendhok sebagai kawasan tujuan wisata Banyumas sebenarnya lebih tinggi ketimbang Baturaden. Tetapi karena sarana jalan masih sempit, bus besar belum bisa masuk, maka hal itu menjadi kendala utama. "Mestinya Pemkab Banyumas segera bangun pelebaran jalan ke Cipendhok" paparnya.(Ero)






