|
|
emain tengah PPSM Sakti Magelang Saiful Imron (3) berusaha melewati barisan pertahanan PSIS Semarang pada laga Divisi Utama PSSI yang digelar di stadi |
|
MAGELANG (KRjogja.com) - Pertandingan PPSM Sakti Magelang melawan PSIS Semarang di Stadion Abu Bakrin Magelang (4/3), terpaksa dihentikan wasit Abdul Kadir (Pare-pare) pada menit 70 karena lapangan tergenang air akibat diguyur hujan sejak babak pertama dimulai. Saat dihentikan, kedudukan masih 1-1.
Menurut pengawas pertandingan, Rahman Latief kepada wartawan usai pertandingan, hal itu dilakukan karena ‘force mayor’. “Pertama karena lapangan tergenang air, sehingga rawan pemain terkena cidera. Selain itu, stadion ini juga tidak memiliki lampu untuk melanjutkan pertandingan pada malam hari,” jelasnya.
Sisa 20 menit, akan dilanjutkan Jumat pagi (45/3) mulai pukul 08.00 WIB ditempat yang sama. “Untuk penonton, kami gratiskan. Yang pasti, pertandingan besok akan digelar mulai pukul 08.00 WIB,” kata Ketua Panpel Stadion Abu Bakrin, Soedjendro terpisah.
Pertandingan berjalan keras. Dibuktikan, dari 5 kartu kuning yang dikeluarkan wasit. Masing-masing untuk Basuki, Heri S, Imral Usman (PSIS) dan untuk Saiful Imron serta Nikolas Djone (PPSM). Saat pertandingan baru berlangsung 1 menit, striker tuan rumah Risky Novriansyah sudah mengancam gawang PSIS yang dijaga Basuki.
Sayang, sundulannya masih tipis diatas mistar. Begitu pula tendangan Fajar Listiyantara dari luar kotak pinalti, masih bisa ditangkap Basuki. Namun publik tuan rumah justru dibungkam oleh aksi Striker PSIS Miro Baldo Bento, memanfaatkan kemelut didepan gawang Agus Murod menit 26.
Tak berlangsung lama, Feri Setiawan berhasil menyamakan kedudukan pada menit 29. Mantan striker Persiba Bantul ini, dengan bersalto berhasil menyamakan kedudukan. Berhasil membalas, anak-anak Magelang, semakin bersemangat untuk menambah gol. Sayang hingga babak pertama berakhir, kedudukan tetap bertahan 1-1. (Bag)