|
|
Berbatov |
|
MANCHESTER (KRjogja.com) - Tukang gedor Manchester United, Wayne Rooney sudah dipastikan akan tampil melawan AC Milan, pada laga leg kedua Liga Champions di Old Trafford, Kamis (11/3/2010), dini hari nanti. Namun, Sir Alex Ferguson sudah punya rencana B, bila kondisi Rooney ternyata belum siap.
Fergie masih punya sosok bomber handal dalam diri Dimitar Berbatov. Inilah saatnya bagi striker asal Bulgaria tersebut untuk membuktikan bahwa dana sebesar 30,75 juta poundsterling yang dikeluarkan United untuk memboyongnya dari Tottenham Hostpur tidak sia-sia.
Setan Merah mengantongi keunggulan 3-2 pada leg pertama di San Siro lalu. Keunggulan ini merupakan investasi besar buat United, karena memiliki kemenangan serta mampu mencetak tiga gol di kandang lawan. Artinya, bila mampu menahan imbang atau minimal kalah tidak lebih dari satu gol dan di atas angka 3-2. maka United akan melaju ke perempatfinal.
Kondisi Rooney sempat meragukan setelah ada masalah pada lututnya. Tapi belakangan, Fergie menyatakan Rooney siap tampil melawan Milan. Bila absen pun, Fergie tidak perlu pusing karena United tidak mengejar banyak gol. Pelatih asal Skotlandia itu bisa bermain aman di dua sisi (lolos tanpa perlu mengorbankan Rooney), dengan memasang sosok Berbatov.
Striker yang pernah membela Bayer Leverkusen ini menjadi pilihan terakhir Ferguson di lini depan, setelah Michael Owen harus absen di sisa musim ini akibat cedera. Peran Berbatov sebagai bomber memang sedikit terpinggirkan setelah United kerap menggunakan patron satu striker dan lima gelandang. Pilihan utama pelatih tentu kepada Rooney.
Formasi itu terbukti cukup ideal menahan gempuran AC Milan di leg pertama. Lini tengah Milan yang berisikan banyak pemain dengan jam terbang tinggi, mampu diredam Michael Carrick dan Paul Scholes dkk. Rooney pun sukses mendulang dua gol untuk memberikan kemenangan 3-2.
Kini, Ferguson punya tiga pilihan untuk pertandingan krusial dini hari nanti. Pilihan pertama adalah tetap dengan formasi seperti leg pertama dan memasang Rooney sebagai striker tunggal. Pilihan kedua mengganti Rooney dengan Berbatov tanpa mengubah lini tengah. Ketiga, memudahkan kerja Rooney dengan menduetkannya dengan Berbatov, tentu dengan mengurangi kuota di lini tengah menjadi empat pemain. (Okz/git)