|
|
Salah satu lahan tanaman tembakau yang ada di Kabupaten Temanggung. Foto: Zaini Arrosyd |
|
TEMANGGUNG (KRJogja.com) - Di Kabupaten Temanggung luas tanaman tembakau pada 2010 ini, mencapai 13.851 hektar. Melebihi 2.951 hektar dari target yang ditetapkan provinsi Jawa Tengah seluas 10.900 hektare.
"Luas tanaman tembakau 2010 lebih luas dibanding tahun 2009, yakni dari 13.383 hektare menjadi 13.851 hektare," kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kabupaten Temanggung Rumantyo, dikantornya, Kamis (17/6)
Dikemukakan tanaman tembakau di Temanggung ditanam petani di dua jenis lahan, yakni tegalan dan persawahan. Lahan tegalan berada di kawasan lereng Gunung Sindoro, Sumbing, dan Perahu, yang melingkupi Kecamatan Selopampang, Tembarak, Tlogomulyo, Bulu, Kledung, Parakan, Bansari, Ngadirejo, Candiroto, Wonoboyo, dan Tretep.
"Sedangkan tanaman tembakau di lahan sawah terdapat di Kecamatan
Temanggung, Kedu, dan Jumo," ujarnya.
Dikatakan umur tanaman tembakau di lahan tegalan lebih panjang dibanding tanaman di lahan sawah. Yakni berkisar empat hingga lima bulan, sedangkan di lahan sawah umur tanam sekitar tiga bulan.
Sehingga di lahan tegalan petani mulai menanam sekitar Maret dan di lahan sawah pada Mei. Produktivitas tanaman tembakau di Temanggung sekitar 6,1 kuintal per hektare, katanya.
Pada 2010 ini, ucapnya PT Gudang Garam dan PT Djarum Kudus berencana meningkatkan pembelian tembakau dari Temanggung, dengan total rencana pembelian mencapai 11 ribu ton. Terinci PT Djarum Kudus sebanyak 3.500 ton dan PT Gudang Garam sebanyak 7.500 ton. Pada 2009 PT Djarum hanya membeli 2.500 ton. (Osy)