PSP UGM Akan Gelar Sarasehan Krisis Kebangsaan
Senin, 19 Juli 2010 16:39:00
Ilustrasi

YOGYA (KRjogja.com) - Pusat Studi Pancasila (PSP) UGM pada 21 Juli mendatang akan menggelar sarasehan bertema Mencari Solusi atas Krisis Kebangsaan. Sarasehan ini diadakan atas dasar kegelisahaan tentang kebangsaan yang mulai luntur.

Pengamat masalah kebangsaan PSP UGM, Pitoyo mengungkapkan, gotong royong sebagai inti Pancasila saat ini memang masih dilakukan masyarakat desa dan kota. Namun hal tersebut mulai mengalami erosi sehingga di beberapa daerah tertentu justru tidak memiliki cerminan kan karakter kebangsaan.

"Semangat kebangsaan yang berakar pada budaya luhur bangsa seperti gotong royong, toleransi, perlu terus dijaga seiring semakin terbukanya hubungan antar bangsa dalam era globalisasi. Tanpa memiliki karakter dan semangat kebangsaan yang kuat, maka Indonesia dikhawatirkan hanya menjadi peniru budaya lain dan tidak berkarakter," terangnya di PSP UGM, Senin (19/7).

Menurutnya, dalam skala lebih besar, semangat kebangsaan di keseharian perlu terus dihidupkan termasuk di kalangan elite pemerintahan. "Bentuknya bisa mewujudkan semangat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengedepankan kerakyatan dipimpin kebijaksaan dalam mengambil keputusan hingga persatuan Indonesia," katanya.

Sementara itu, Kepala PSP UGM Sindung Tjahyadi menilai, diperlukan pembaharuan semangat dalam kebangsaan. "Sebisa mungkin pembaharuan harus tetap berdasar karakter bangsa dan tidak meniru budaya bangsa lain. Selain mewarisi nilai lama, warga bisa merumuskan nilai ke depan dengan dan berjangkar pada sejarah," imbuhnya. (Ran)


Berita terkait :
Bookmark this page :

Belum Ada komentar untuk artikel ini. Silakan tambah komentar.


Komentar

Nama

E-mail

Komentar

Kode Verifikasi