|
|
Ilustrasi (Foto:Dok) |
|
UNGARAN (KRjogja.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang, Jawa Tengah tidak akan mengadakan program quick count atau penghitungan cepat pada saat pelaksanaan pilkada setempat, 31 Juli 2010 nanti.
Anggota Divisi Pencalonan dan Penghitungan Suara KPU Kabupaten Semarang Denny Ariawan di Ungaran, Jumat (30/7) mengatakan penghitungan surat suara hanya dilakukan secara manual, hanya saja untuk mengetahui hasil semantara kepada masarakat, KPU akan menyediakan sarana informasi berupa layar LCD di depan kantor KPU setempat.
"Pengambilan surat sementara ini kami ambilkan dari 70 persen suara TPS dari 19 Kecamatan. caranya kami hanya memasukkan salah satu formulir dari KPPS yang ditunjukkan ke KPU," katanya.
Menurut dia, penghitungan sementara tidak bisa dijadikan patokan sebagai hasil pemenang pada Pilkada 2010. Pihaknya akan memastikan hasil perolehan suara para calon setelah perhitungan surat suara secara manual di tingkat KPU selesai.
"Kami menyediakan LCD di depan kantor KPU untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang ingin segera mengetahui hasil sementara. Kami tidak menggunakan layanan `quick qount` dengan sms karena datanya kurang akurat," katanya.
Pihaknya juga berpesan kepada anggota KPPS atau PPK agar tidak memperlihatkan data untuk kepentingan perorangan di luar ketentuan yang berlaku.
Anggota Divisi Pemutakhiran Data dan Logistik KPU Kabupaten Semarang Guntur Suhawan mengatakan, pada pilkada tahun ini dikuti oleh 735.418 daftar pemilih tetap (DPT) yang terbagi menjadi 19 kecamatan, 235 desa, dan 1.662 TPS. (Ant/Tom)