Menpar Harap Solo Great Sale Diminati Wisatawan

Istimewa

JAKARTA (KRjogja.com) - Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap even Solo Great Sale (SGS) 2017 dikunjungi 250 ribu orang dan yang menginap di hotel 150 ribu orang.

"Events ini betul-betul akan berdampak signifikan terhadap perekonomian lokal di Solo, dari sektor pariwisata. Pariwisata adalah sektor yang sangat kuat menyumbangkan 10 persen PDB Nasional, dan saat ini Indonesia tertinggi di ASEAN," kata Menpar, Selasa (17/01/2017).

Menpar menjelaskan PDB Pariwisata di atas rata-rata industry yang lain. “Spending 1 juta dolar AS , akan menghasilkan PDB minimal 170 persen atau lebih. Ini yang sering disebut orang dengan istilah multiplying effect terbesar di sector Pariwisata itu," jelas Menpar.

Menpar mengungkapkan pariwisata itu 60 persen culture, 35 persen nature, 5 persenmanmade. Dari 60 persenyang culture itu, 45 persen-nya diborong oleh shopping and culinary. "Shopping dan culinery, itu  45 persen  dari 60 persen portofolio Pariwisata. Jadi persentasenya sangat besar. Karena itu SGS 2017 ini menjadi sangat strategis,” jelas Arief. 

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan  SGS 2017, akan diintegrasikan dengan berbagai kegiatan lain selama Februari 2017 di Kota Solo. Seperti Solo Imlek Festival (Chinese Traditional & Cullinary and Flying Lampion), Haul Habib Ali Bin Muhammad al Habsyi, Grebeg Sudiro (sedekah bumi, grebeg & kembang api), Festival Jenang; Hari Jadi Kota Solo, Pameran Produk UKM; Festival seni budaya;  Solo Fashion Paradise;  Otomotif & Realestate Expo; Solo Karnaval; kreatifitas tenant; dan hiburan lainnya.

Penyelenggaraan even SGS dalam dua tahun terakhir menghasilkan kenaikan omzet yang siginifikan. Penyelengaraan SGS tahun 2015 yang diikuti 571 tenant menghasilkan  omzet Rp 80 miliar, SGS 2016 diikuti 1.206 tenant mengasilkan omzet Rp 161 miliar. sedangkan  SGS 2017  yang akan diikuti 1.500 tenant  ditargetkan akan menghasilkan omzet Rp 200 miliar. (Lmg)

Tulis Komentar Anda