Hati-Hati Lembaga Abal-abal Atasnamakan KPK

Polisi mengungkap banyak kasus pemalsuan surat tugas dan tanda KPK di daerah. (Foto:doc)

SLEMAN, KRJOGJA.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat untuk berhati-hati akan adanya lembaga abal-abal yang mengatasnamakan lembaga anti rasuah tersebut. Pasalnya di beberapa daerah sudah banyak korban yang mengalami kerugian hingga ratusan juta Rupiah karena "ditakut-takuti" orang-orang dari lembaga yang tak jelas juntrungannya tersebut.

Wakil ketua KPK Laode M Syarif mengatakan banyak lembaga yang mengatasnamakan KPK dengan mencatut lambang lembaga. Laode pun meminta masyarakat untuk langsung melapor pada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya lembaga tak jelas tersebut.

"Mereka mengatasnamankan Komisi Pengawas Korupsi atau apalah sejenisnya disingkat KPK juga bahkan menggunakan lambang KPK, kalau ada yang melihat langsung lapor polisi. Nanti biar polisi kroscek pada kami, karena kami saja tak pernah membawa lambang KPK saat keluar kantor," tegas Laode.

Keberadaan lembaga abal-abal ini dinilai juga merugikan banyak pihak termasuk KPK sendiri yang selama ini dinilai tegas menangani kasus korupsi. "Sudah ada yang kena hingga ratusan juta modusnya menakuti orang dengan identitas palsu, kalau ada yang disebut di koran atau media langsung didatangi dan tentu saja ini berbahaya," imbuhnya.

Di banyak daerah seperti Aceh, Bogor, Sumatera, Kendari hingga Papua lembaga semacam ini disebut Laode bahkan sudah membuat kantor dengan mencatut lambang KPK. "Mereka misalnya datang ke satu orang dan menyoroti penggunaan dana desa menyatakan belum sesuai dengan ketentuan dan mengatasnamakan KPK untuk cari uang di beberapa daerah sudah terjadi dan banyak laporan yang masuk pada kami, segera laporkan saja kalau melihat," pungkasnya. (Fxh)
 

Tulis Komentar Anda