Pengurus Desa Wisata Wukirsari Dan Goa Pindul Dilatih Bentuk Tim Solid

Pengurus desa wisata wayang wukirsari dan wirawisata goa pindul foto bersama sebelum pelatihan (Istimewa)


SLEMAN, KRJOGJA.com - Memasuki usia ke-60 tahun, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen #MenjadiLebihBaik tidak hanya dalam memberikan layanan dan solusi perbankan saja, tetapi juga dalam meningkatkan potensi pariwisata di Indonesia. 

Kali ini, BCA mewujudnyatakannya dengan menggelar Pelatihan Layanan Prima bagi Wirawisata Goa Pindul dan Desa Wisata Wayang Wukirsari. Hadir untuk membuka pelatihan, Senior Adviser Pengembangan Solusi Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Sapto Rachmadi dan Kepala BCA KCU Yogyakarta Saswito Tjoe di The Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Senin (20/03/2017). 

Pelatihan yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 21 Maret 2017 tersebut bertujuan membangun kerja sama tim yang solid bagi pengurus bagi Wirawisata Goa Pindul dan Desa Wisata Wayang Wukirsari dalam rangka memberikan layanan yang prima kepada wisatawan. 

“Memasuki HUT BCA ke-60, BCA berkomitmen untuk Menjadi Lebih Baik melalui tiga pilarnya Belajar Lebih Baik, Melayani Lebih Baik, dan Memberi Lebih Baik. Pelatihan Team Building ini merupakan wujud kepedulian BCA untuk Memberi Lebih Baik kepada masyarakat Wirawisata Goa Pindul dan Desa Wisata Wayang Wukirsari dengan berupaya meningkatkan mutual trust and respect di antara para pengelola desa wisata yang penting dalam mendukung pelayanan yang prima kepada wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar Sapto.

Sebagaimana diketahui, Yogyakarta masih menjadi magnet tujuan wisata favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pada tahun 2017 ini, Dinas Pariwisata DIY menargetkan 400.000 kunjungan wisatawan mancanegara, meningkat dari target tahun sebelumnya sebanyak 360.000 kunjungan.  Terlebih Kabupaten Gunung Kidul tengah menjadi destinasi wisata baru yang populer di Yogyakarta, termasuk di dalamnya Wirawisata Goa Pindul yang mampu mendatangkan 3 juta wisatawan setiap tahun dengan pendapatan mencapai Rp5 miliar. (*)

Tulis Komentar Anda