GRANDFINAL PROLIGA 2017 DI YOGYA

4 Tim Merasa Optimis Juara

Didampingi Direktur Proliga Hanny S Surkatty (4 dari kiri), 4 tim yang lolos ke grandfinal bertekad menjadi juara Proliga 2017. (Foto: Abrar)

YOGYA,KRJOGJA.com - Setelah melewati fase babak reguler dan dua kali babak final four akhirnya 4 tim lolos grandfinal Voli Proliga 2017 yang akan digelar di GOR Among Raga, Yogya, Minggu (23/4/2017), mulai pukul 12.00.

Keempat tim tersebut dua di bagian putra dan dua lagi di kelompok putri. Dua tim putra yang lolos ke grandfinal Jakarta Pertamina Energi dan Palembang Bank Sumsel Bangka Belitung. Dan di bagian putri, juara bertahan Jakarta Elektrik PLN dan Jakarta Pertamina Energi.

Baik putra Jakarta Pertamina Energi yang dilatih Dr Putut Marhaento MOr dari Yogyakarta dan Palembang Bank Sumsel Bangka Belitung merupakan dua tim terkuat, setelah menjadi juara dan runner-up dalam dua kali babak final four yang dilangsungkan di Solo dan Bandung. Begitu pula, putri Jakarta Elektrik PLN dan Jakarta Pertamina Energi lolos ke grandfinal, usai menduduki posisi puncak dan runner-up pada babak 'Final four' Proliga 2017.

Dalam konferensi pers di Novotel Hotel, Yogya, Jumat (21/4/2017), empat tim yang lolos ke grandfinal sama-sama optimis timnya bakal menjadi juara pada kompetisi Proliga 2017. Rasa Optimis tersebut disampaikan empat manager tim yang berlaga di grandfinal yaitu, Widi Triyoso (Manager Tim Putri Jakarta Pertamina Energi), Hari (Manager tim putri Jakarta Elektrik PLN), Hidayat  (Manager Palembang Bank Sumsel Babel) dan Syamsudin Said (Manager Tim putra Jakarta Pertamina Energi).

Widi Triyoso mengatakan, pertemuan tim putri Jakarta Pertamina Energi di grandfinal dengan putri Jakarta Elektrik PLN merupakan ulangan grandfinal Proliga 2016 lalu di Istora Senayan Jakarta. Saat itu putri Jakarta Pertamina mengalami kekalahan 2-3 dari Jakarta Elektrik PLN. "Mengenai peluang tim  asuhan kami melawan putri Jakarta Elektrik PLN, 'fifty-fifty'. Begitu pula dari segi teknik yang dimiliki kedua tim sama-sama imbang. Di sini faktor mental pemain lebih diutamakan, karena kita banyak didominasi pemain lokal. Mudah-mudahan pemain kita tidak grogi," papar Widi.

Sementara itu, Direktur Proliga Hanny S Surkatty mengatakan, kota Gudeg Yogya merupakan satu-satunya kota di luar Jakarta yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan babak grandfinal Proliga. Selebihnya, Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta menjadi tempat digelarnya babak grandfinal sejak Proliga digulirkan tahun 2002 lalu.

"Yogya merupakan yang kedua kalinya menjadi tuan rumah babak grandfinal, setelah tahun 2015 lalu. Kami yakin grandfinal di Yogya kali ini akan sangat menarik dan menghibur. Apalagi Yogyakarta memiliki penonton yang fanatik terhadap olahraga bolavoli. Setiap pertandingan selalu ramai dibanjiri penonton. Pada babak grandfinal dua tahun lalu di GOR Among Raga, penonton membeludag," ujar Hanny.

Ketua panitia Proliga 2017 Regi Nelwan menambahkan, panitia sudah siap menggelar Proliga di GOR Among Raga. Untuk tiket penonton Minggu (23/4/2017) yang akan dimulai pukul 12.00 dan memainkan dua pertandingan grandfinal, tribun reguler I. Rp 75.000,- II. Rp 150.000,- dan VIP Rp 300.000,-.

Sedangkan Sabtu (22/4/2017) besok mulai pukul 12.00, 4 tim kontestan yang lolos ke grandfinal akan melakukan latihan, dimulai latihan putri Jakarta Elektrik PLN, dilanjutkan latihan putri Jakarta Pertamina Energi. Disusul latihan Jakarta Putra Pertamina Energi dan putra Palembang Bank Sumsel Babel.(Rar)

Tulis Komentar Anda