Jateng Editor : Agus Sigit Selasa, 29 Mei 2018 / 17:45 WIB

Mensos Resmikan PKH Tahap II di Temanggung

TEMANGGUNG (KRjogja.com) - Kementerian Sosial dan BRI lounching Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap II Tahun 2018 dan Bantuan Pangan Non Tunai di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita Kabupaten Temanggung, Selasa (29/5). Pada even itu Bank BRI juga meluncurkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang ditandai penyerahan secara simbolis kepada 500 orang perwakilan dari masyarakat setempat.

Menteri Sosial Republik Indonesia Idrus Marham mengatakan PKH yang diluncurkan di Kabupaten Temanggung merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya telah diluncurkan di sejumlah kota lain di Indoensia seperti Makassar, Padang, Palembang, Batam, Kendari, Labuan Bajo, Banjarmasin, Balikpapan dan Kediri. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

"PKH merupakan salah satu program Kementerian Sosial yang bertujuan untuk menyalurkan bantuan sosial (Bansos) non tunai kepada masyarakat yang kurang beruntung secara tepat, cepat dan mudah melalui KKS - BRI. Penerima dapat mencairkan di e-Warung," katanya.

Dikatakan kegiatan operasional e-Warong menerapkan pengelolaan keuangan secara digital, menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga murah bagi anggota Keluarga Miskin khususnya peserta PKH, dan sebagai tempat pemasaran produk-produk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan hasil usaha ekonomi produktif peserta PKH.

Disampaikan Pemerintah menyalurkan berbagai bantuan sosial melalui  KKS - BRI. Diantaranya bansos Program Keluarga Harapan atau PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Siswa Miskin melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP). Seluruh bansos tersebut hanya diperuntukkan untuk keperluan non konsumtif, dimana nantinya semua jenis bansos hanya akan memanfaatkan KKS - BRI. "Dengan menggunakan kartu dalam penyalurannya, diharapkan bansos menjadi lebih tepat sasaran," katanya.

Executive Vice President Bank BRI Supardi Santoso mengatakan kehadiran Manajemen Bank BRI di setiap peresmian peluncuran PKH di banyak kota menunjukkan komitmen dukungan BRI terhadap program – program yang di inisiasi oleh Pemerintah RI.  Pemegang KKS dapat menggunakannya untuk bertransaksi di e-Warong KUBE-PKH.  

"Selain itu, dapat juga digunakan untuk bertransaksi di 10.628 unit kerja konvensional Bank BRI, 23.125 jaringan ATM BRI dan 97.597 Agen BRILink yang tersebar di seluruh Indonesia," katanya didampingi Wakil Pemimpin Wilayah BRI Yogyakarta Muhammad Fikri Satriawan 

Dikemukakan sinergi atau kerjasama antara BRI dengan Kementerian Sosial RI bukan hanya kali ini saja, Bank BRI telah menjadi mitra perbankan Kementerian Sosial sejak tahun 2007 sampai dengan saat ini. Beberapa program penyaluran Kementerian Sosial diantaranya, dari tahun 2007 sampai 2010, Bank BRI telah menyalurkan KUBE sekitar Rp. 1 Triliun dan pada tahun 2011 sampai dengan 2012, menyalurkan PKH sekitar Rp 835 milianr pada sebanyak 600 ribu keluarga sangat miskin (KSM).  (Osy)