Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 12 Juli 2018 / 14:06 WIB

Mahasiswa KKN Harus Ikut Awasi Dana Desa

BOGOR, KRJOGJA.com - Perangkat desa harus menggunakan dana desa sesuai aturan dan tepat sasaran. Sedangkan, mahasiswa KKN harus bisa memantau penggunaan anggaran  dana desa inj.

Demikian Agus Sartono Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK ketika ditemui di sela-sela acara Pelepasan Mahasiswa Peserta KKN Tematik IPB Selasa (10/7).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Agus menekankan peran penting mahasiswa peserta KKN 2018 dalam memastikan perangkat desa dapat menggunakan dana desa sesuai aturan dan juga tepat sasaran

"Salah satu tujuan penting yang harus diingat  peserta KKN Tematik 2018 ini adalah pastikan para perangkat desa agar mereka dapat menggunakan dana desa sesuai dengan tujuan sehingga nantinya tidak terbelit masalah hukum dan dana desa dapat sepenuhnya bermanfaat” ujar Prof. Agus Sartono .

Agus menjelaskan KKN masa kini relatif lebih mudah dibandingkan KKN pada tahun 1990-an. Momentum KKN kali ini sangat tepat untuk membantu implementasi salah satu program nawacita yaitu membangun pinggiran yang tercermin dari pengalokasian Dana Desa. 

Menurutnya, Dana Desa ini merupakan program yang strategis dalam upaya pembangunan secara lebih merata. Dengan demikian, tujuan pemerintah yang termaktub dalam nawacita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dapat tercapai. 

"Pemerintah sudah mengalokasikan dana desa sebesar Rp. 60 Triliun setahun, dan disinilah peran mahasiswa KKN Tematik dituntut agar dapat bersinergi dengan para perangkat desa sehingga kolaborasi mereka dapat memberikan manfaat bagi pembangunan desa,” tambah Prof. Agus. 

Selain itu, Prof. Agus juga menjelaskan bahwa sinergi antara mahasiswa KKN Tematik dengan perangkat desa merupakan hal yang penting untuk memastikan penggunaan dana desa dapat diketahui oleh masyarakat desa sehingga memenuhi asas keterbukaan. (Ati)