Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 04 November 2018 / 18:25 WIB

Ex Bandara A Yani Jadi Arena CFD, Ini Harapannya

SEMARANG, KRJogja.com - Areal bekas Bandara Internasional Ahmad Yani Kalibanteng, praktis kini tidak digunakan lagi sebagai terminal penumpang setelah difungsikannya bandara yang baru di sebelah utara bangunan lama. Untuk menghindari  rusak, pengelola dalam hal ini institusi Lanumad Ahmad Yani akan memanfaatkannya sebagai arena Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi.

Kepala Seksi Pengamanan (Kasipam) Lanumad Ahmad Yani, Mayor CPN Surya Adianto SH, Minggu (4/11/2018) mengungkapkan pemanfaatan areal ex Bandara Internasional Ahmad Yani diharapkan akan menjadi ruang kegiatan dan hiburan masyarakat Kota Semarang. Selain itu juga menjadi ruang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui usaha perdagangan skala kecil, seperti UMKM dan pedagang kuliner semacam kaki lima tiap hari Minggu pagi.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

"Kita tahu ruang bagi pedagang kaki lima sekarang ini kan mulai menyempit seiiring penataan ruang kota yang makin rapi dan indah. Kemudian kami berpikir, adanya ruang di wilayah kami yang kosong ini alangkah baiknya digunakan untuk kegiatan masyarakat, supaya tidak ada penumpukan aktifitas di kota saja. Selain itu para pedagang kaki lima pun lebih leluasa untuk menjajakan dagangan mereka di tengah kegiatan masyarakat dalam CFD", ujar Mayor CPN Surya Adiyanto, selaku penanggungjawab pengamanan wilayah Lanumad Ahmad Yani Semarang.

Ide menyemarakkan ruang kosong ini pun bagai gayung bersambut, sejumlah komunitas senam massal, PKL dan komunitas hobi pun mendukung upaya Penerbad, dalam hal ini Lanumad memanfaatkan lahan ex bandara menjadi kawasan kegiatan CFD masyarakat.

Bahkan saat penjajakan yang dilakukan Minggu (4/11/2018) sudah banyak pedagang yang mendaftar ingin menjadi bagian dari PKL CFD Bandara. Juga ada beberapa komunitas senam massal sudah mengawali menggelar senam massal di kawasan tersebut. (Cha)