Deretan Trolly Itu Lenyap dalam Sekejap

UTUSAN Khusus Presiden dan Mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel beserta istri baru saja menggunting pita peresmian bazar buku terbesar di dunia Big Bad Wolf yang terpusat di Jogja Expo Center (JEC). Kegiatan yang kali pertama ini digelar di Propinsi DIY ini menyedot perhatian pecinta buku.

Antrian pecinta buku terlihat mengular sebelum memasuki Hall A JEC, meski merasa tak sabar untuk menyerbu tumpukan buku dengan harga murah. Sesaat setelah peresmian, tanpa dikomando saling berebut trolly untuk menampung buruannya. Dalam sekejap, deretan keranjang belanja yang disediakan panitia langsung lenyap. Pengunjung tampak asyik mencari buku yang memberikan diskon mulai dari 60 hingga 80 persen untuk semua buku internasional. 

Presiden Direktur PT. Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi yang kini dikenal sebagai Ibu Buku mengatakan bazaar akan buka 24 jam non-stop dari 2-12 Agustus 2019 yang bertujuan  mencerdaskan bangsa melalui akses terhadap buku-buku internasional yang berkualitas. Berkat tingginya antusiasme dan permintaan dari masyarakat, Bazar Buku Big Bad Wolf tidak hanya diadakan di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta melainkan di tujuh kota besar di Indonesia mewakili Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi

"Semangat membaca anak di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Keadaan dunia yang semakin mengglobal membuat kita harus memperluas dan mepertajam pengetahuan kita terhadap informasi yang terus beredar," kata Uli.

Dia menjelaskan situasi ini menuntutagar lebih kritis dan memperbaiki kualitas diri, salah satu kuncinya adalah dengan banyak membaca. Rendahnya minat baca di Indonesia membuat Bazar Buku Big Bad Wolf terus tergerak untuk mengajak masyarakat agar lebih gemar membaca buku dan menjadikan buku sebagai kebutuhan sehari-hari. 

"Kurangnya minat baca masyarakat Indonesia juga diperkuat data survei Central Connecticut State University (CCSU) yang merilis peringkat literasi bertajuk ‘World’s Most Literate Nations’ pada Maret 2016, dari 61 negara disurvei, Indonesia berada pada peringkat 60," tandasnya.

Berbagai macam buku tersedia dalam Bazar ini, seperti buku memasak, arsitektur, seni, budaya, novel, fiksi, romance, sastra, graphic novel, bisnis, fashion dan masih banyak lagi. Tersedia juga buku untuk anak-anak seperti buku cerita, buku untuk mewarnai, sound books, board books, pop up books dengan harga yang sangat terjangkau. Bazar Buku Big Bad Wolf di Yogyakarta mempersembahkan Buku Ajaib, buku ini menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) yang merupakan terobosan baru dalam menjadikan cerita dan pembelajaran lebih interaktif serta mengembangkan imajinasi anak-anak.  

Kepala Operasi Cabang BCA Yogyakarta Agustin mengatakan perseroan berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia terus BCA gerakkan melalui beragam program dan kegiatan.  Salah satuya, mendukung salah satu bazar buku terbesar di dunia, BBW. 

"Di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini, generasi muda harus dibekali dengan ilmu pengetahuan yang luas salah satunya melalui bacaan buku yang berkualitas. BBW Yogyakarta akan menghadirkan Jutaan buku bacaan terbaik yang sayang untuk dilewatkan. Selama 24 jam nonstop, masyarakat Yogyakarta dapat mencari buku bacaan favorit dengan harga yang murah," ungkapnya.

Selain harga murah, Agustin menjelaskan masyarakat bisa mendapatkan promo istimewa seperti voucher cashback hingga Rp500.000 dengan Kartu Kredit BCA & Debit BCA dengan Chip. "Harapannya, masyarakat, khususnya generasi muda Yogyakarta dapat memperluas cakrawala pengetahuannya melalui gelaran BBW ini,” urai Agustin.

Dalam rangka Hari Anak Nasional dan Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, Bazar Buku Big Bad Wolf mengajak para pengunjung yang hadir untuk berpartisipasi dalam menyebarkan kebaikan kepada saudara-saudara kita yang berada di pelosok tanah air dengan cara, mendonasikan buku-buku yang mereka beli di korner Red Readerhood. 

Red Readerhood adalah program sosial dengan misi untuk mewujudkan minat membaca sejak dini serta akses buku yang luas bagi semua kalangan, termasuk yang berada di pelosok tanah air. Buku-buku ini akan disalurkan kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Big Bad Wolf bersama dengan FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Abri dan TNI Polri), akan menyumbangkan buku-buku tersebut ke 11 Sekolah yang berada di Yogyakarta. (*) 

BERITA REKOMENDASI