Botulinum Toxin Hadirkan Tren Baru ke Pasar ‘Bio-Beauty’

PERMINTAAN perawatan kecantikan mengalami peningkatan yang cukup tajam di kalangan milenial. Menurut survei tahunan yang diterbitkan oleh American Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery (AAFPRS) pada tahun 2018, jumlah rata-rata perawatan kecantikan yang dilakukan pada kaum milenial mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat sejak tahun 2013.

Menurut survey yang sama pada tahun 2021, jumlah ini diperkirakan akan semakin meningkat bahkan di tengah pandemi. Di antara berbagai jenis perawatan kecantikan ketertarikan terhadap toxin botulinum cukup tinggi. Menurut lembaga riset Global Market Insights, nilai pasar toxin botulinum secara global mencapai Rp63 triliun pada tahun 2019, dan diperkirakan akan meningkat mendekati dua kali lipat menjadi Rp124 triliun pada tahun 2026.

Dalam laporan The International Society of Aesthetic Plastic Surgery (ISAPS) yang dipublikasikan pada tahun 2017 mengungkapkan bahwa toxin botulinum menyumbang bagian tertinggi sebesar 22% dibandingkan dengan jenis perawatan kecantikan lainnya secara global.

BERITA REKOMENDASI