20 Desainer Kondang Ramaikan Launching Indonesia Fashion Parade

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Sebanyak 20 desainer tanah air meramaikan launching Indonesia Fashion Parade (IFP) yang digelar di Hotel Sahid Raya Yogyakarta, Kamis (10/09/2020). Ratusan busana karya para desainer turut pula dipamerkan sebagai ajang pemanasan perhelatan utama IFP 2020 yang bakal diselenggarakan Oktober mendatang di ibukota Jakarta.

Desainer kondang sekelas Arieshanti, Eko Chandra hingga Awang Kagunan turut ambil bagian dalam peluncuran ini. Tak ketinggalan fashion designers sekaligus
Commissioner of Indonesia Fashion Parade, Athan Siahaan juga memamerkan karya-karya busana terbarunya yang memukau para pengamat fashion maupun desainer sore tadi.

Athan Siahaan mengatakan IFP merupakan even di tanah air tempat berkumpulnya kreativitas-kreativitas muda dalam bidang fashion. Banyak karya-karya baru dalam busana akan tersaji dalam gelaran yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini.

“IFP akan mengumpulkan ide-ide kreatif para desainer muda dan berbakat untuk dipamerkan. Ini bukan hanya sekedar pameran, namun juga sebagai ajang saling bertemunya desainer-desainer tanah air maupun interasional untuk saling berbagi karya dan pengalaman,” kata pria asal Balige Sumatera Utara tersebut.

Ia mengungkapkan masa pandemi yang telah berlangsung lebih dari lima bulam ini mengguncang berbagai sektor, tak terkecuali dunia fashion. Banyak designers tanah air banting setir untuk bisa bertahan, mulai dari jualan masker sampai jualan makanan

Tak sedikit dari mereka yang terpuruk karena tidak ada pesanan baju dan bahkan sampai gulung tikar. Situasi seperti ini menurut Athan Siahaan tidak boleh terjadi, karena sayang jika dunia fashion tanah air menjadi terpuruk ditengah semua pandangan mata internasional tentang mode sedang mengarah ke negeri ini dalam beberapa tahun terakhir.

“Di sini peran IFP untuk membuka wawasan cakrawala berpikir semua orang bahwa di tengah pandemi saat ini kita para designers harus tetap optimis dalam betkarya. Ide-ide kreatif tidak boleh berhenti dan harus selalu menciptakan hal yang baru dalam dunia fashion,” tambahnya.

IFP tahun ini rencananya akan digelar pada September mendatang, namun karena sulitnya perizinan maka perhelatan bakal mundur sebulan menjadi Oktober. Jika nantinya izin di Jakarta tak keluar maka Athan Siahaan akan memilih Yogya sebagai tuan rumah pegalaran fashion akbar tersebut.

Sebanyak 132 desainer kondang dalam dan luar negeri telah dipastikan akan turut ambil bagian. Dengan mengusung tema ‘Ciltural Eternity’, IFP 2020 ingin mengembalikan kejayaan dan kemegahan peradaban busana Indonesia untuk ditunjukkan kepada dunia. (*)

BERITA REKOMENDASI