Adewani Lubis Ajak Milenial Cintai Batik Tradisional

Editor: Ivan Aditya

ADEWANI Lubis konsisten dengan busana-busana motif batik dalam setiap rancangannya. Walau tren fashion terus berkembang pesat namun perancang kondang dengan brand Dewani Batik ini tetap memilih jalur batik, khususnya tradisonal. Ada misi besar yang ingin diwujudkan Adewani, yakni mempopulerkan batik tradisional di kalangan anak muda.

Adewani mengungkapkan sudah sejak 8 tahun lalu dirinya fokus dengan batik klasik, salah satunya motif parang. Motif ini menurutnya sarat akan filosofi serta memancarkan jiwa kepemimpinan bagi siapa saja yang mengenakannya.

“Motif batik klasik sebenarnya ada banyak seperti kawung, parang dan lainnya. Dewani selalu mengusung parang karena elegan dan memancarkan jiwa kepemimpinan,” kata Adewani ditemui saat ‘Aira Fashion On The Spot’ beberapa waktu yang digelar di Atrium Hartono Mall.

Karena batik klasik, Adewani memilih memadukan warna-warna sogan seperti cokelat dan hitam dalam setiap karyanya. Warna inilah menurutnya menjadi ciri khas batik tradisional asal Yogya yang itu membedakan dengan daerah lain.

Parang dengan warna sogan ia padukan dengan logo Dewani yakni gambar seekor burung yang tengah. Karya tersebut memperkokoh eksistensi Dewani dalam setiap rancangan-rancangan yang selalu dikenal di dunia fashion.

Ia sadar jika hanya batik tradisional apalagi dengan warna-warna sogan maka karyanya itu akan sulit menjangkau anak muda. Oleh karen itu Adewani mendesain baju rancangannya dengan model-model kekinian sesuai tren milenial.

“Sebagai desainer harus mengiukuti tren, segmen yang saya tuju milienial yang gemar dengan warna cerah seperti hijau, kuning maupun orange. Tetapi saya menginginkan anak muda lebih mencintai warna sogan, solusinya bermain dengan desain busana yang dinamis,” imbuhnya.

Adewani sengaja mempertahankan prinsipnya tentang batik tradisional itu agar batik tak keluar dari pakemnya. Walau motif parang dengan warna sogan, namun bila dipadukan menggunakan desain yang milenial maka bisa menghasilkan busana kekinian bagi kaum muda.

Selama 12 tahun berkiprah di dunia fashion membuat nama Adewani begitu dikenal. Busana batik rancangannya mulai diminati oleh pecinta fashion hingga luar Jawa seperti Jakarta, Bandung, Samarinda hingga Banjarmasin.

Adwani akan terus berkarya dengan batik tradisonal rancangnya. Ia berharap generasi muda akan lebih mengenal dan mencintai batik tradisional serta bangga mengenakan produk-produk dalam negeri, utamanya rancangan desainer lokal. (Van)

BERITA REKOMENDASI