Antara Kekuatan & Kepekaan, UNIQLO Hadirkan Koleksi +J Fall/Winter 2021

JAKARTA, KRJOGJA.com – Perusahaan ritel pakaian global UNIQLO mengumumkan peluncuran +J Fall/Winter 2021 Collection yang tersedia di toko dan online UNIQLO Indonesia sejak 11 November 2021. +J Fall/Winter 2021 Collection tidak terlepas dari hubungan erat antara UNIQLO dengan desainer legendaris Jil Sander yang dimulai sejak tahun 2009.

Tahun 2009 merupakan langkah pertama dari merek asal Jepang ini dalam menjelajahi dunia high fashion. Dan +J Fall/Winter 2021 adalah sebuah koleksi spesial yang menandai akhir dari Chapter 2.

Pertama kali dirilis 12 tahun yang lalu, Chapter 1 mencakup semua koleksi +J dari tahun 2009-2011, sementara Chapter 2 meliputi koleksi Fall/Winter 2020, Spring/Summer 2021 serta Fall/Winter 2021 yang segera diluncurkan dalam waktu dekat ini.

Untuk Fall/Winter 2021 Collection, +J terus mengembangkan desain minimalis yang membawa keunikan tersendiri. Jahitan elegan dan material berkualitas tinggi berpadu untuk menciptakan beragam potongan dengan interpretasi modern dan diresapi dengan fungsionalitas baru.

Koleksi +J terbaru ini mengedepankan busana bervolume luas dalam balutan bahan berkelas serta menawarkan proporsi menarik dan bentuk ikonik yang dipahat menjadi siluet baru. Gagasan +J mengenai keseragaman modern global mengilhami martabat pribadi dan mengobarkan semangat dan rasa percaya diri yang menemani kita kembali ke kehidupan bermasyarakat.

Mengomentari koleksi terbaru ini, desainer legendaries Jil Sander mengatakan, koleksi musim dingin ini berkonsentrasi pada siluet khas, tekstur sensual, dan jahitan elegan yang melengkapi rasa kenyamanan baru yang kita rasakan yakni keeleganan untuk semua orang.

“Meskipun kita telah kembali ke kehidupan sosial, kita tetap ingin merasa terlindungi. Koleksi ini mengeksplorasi siluet oversize baru dengan ukuran yang disesuaikan dan variasi klasik musim dingin yang substansial,”tukasnya.

Apakah ada perubahan antara +J Chapter 1 dengan Chapter 2, Sander menegaskan, UNIQLO telah tumbuh hampir sepuluh kali lipat dan menjadi perusahaan internasional dengan ribuan toko di seluruh dunia. UNIQLO membuktikan bahwa mereka dapat menghasilkan output sesuai yang dibutuhkan dengan tetap mempertahankan standar yang tinggi.

Pada tahun 2009, kata Sander, UNIQLO sudah memiliki pengetahuan, teknik dan logistik untuk membangun +J, sebuah lini yang mengedepankan kualitas tertinggi serta penelitian bahan dan seni pengerjaan terbaik. Saat dirinya melanjutkan +J, koleksi ini pun ikut tumbuh seiring perkembangan pesat UNIQLO.

Sander merasa sangat senang dapat menjangkau begitu banyak pelanggan di seluruh dunia dan mencapai misi +J dalam menyajikan pakaian modern global yang menawarkan nilai-nilai istimewa, desain pintar penuh kesederhanaan, dan beragam siluet kontemporer yang ditempa secara hati-hati. Tim UNIQLO telah berkembang menjadi lebih profesional selama beberapa tahun belakangan ini, meskipun sejak awal mereka memberikan perhatian dan bantuan yang sangat berharga dalam merancang berbagai cara baru dalam melakukan sesuatu hal.

“Saya merasakan kedekatan yang kuat dengan budaya dan etos kerja khas Jepang. Saya kagum akan kecintaan mereka terhadap kualitas dan presisi, kesiapan untuk menanggapi gagasan baru, dorongan berinovasi dan bereksperimen, dan kemauan untuk memulai segala sesuatunya kembali dari nol jika diperlukan,”ungkapnya.

Sementara founder sekaligus owner UNIQLO, Tadashi Yanai membenarkan apa yang disampaikan oleh Sander, bahwa skala bisnis UNIQLO kini jauh berbeda dengan dulu. Pada tahun 2009 lalu, ia memiliki toko di delapan pasar yang berbeda. Dan pada tahun 2020, telah masuk ke-25 pasar di seluruh dunia.

“Saya yakin bahwa kepercayaan pelanggan terhadap kualitas dan layanan UNIQLO menjadi lebih baik. Meskipun demikian, ada sejumlah aspek yang tetap sama, yakni hasrat Ms Sander dalam menciptakan pakaian, komitmennya terhadap kualitas, dan kepekaannya terhadap perubahan zaman. Sejak awal, UNIQLO juga berupaya untuk sebisa mungkin menanggapi semua umpan balik pelanggan, dan kebijakan ini membantu kami berfokus meningkatkan kualitas dan layanan kami. Saya percaya bahwa kolaborasi panjang antara UNIQLO dan Ms. Sander dapat terus terjalin karena kedua belah pihak memang mempunyai banyak kesamaan dalam hal filosofi dasar yang dianut,”paparnya.

Dari ketiga koleksi musim +J Chapter 2 (20FW, 21SS, 21FW), Sander mengatakan, tidak memiliki produk favorit, tetapi sangat menyukai berbagai produk mantel yang telah dirancang selama bertahun-tahun. “Dengan kekuatan pasar yang dimiliki oleh UNIQLO, kami mampu menciptakan berbagai pilihan mantel yang menawarkan modernitas abadi, kualitas tinggi, dan harga yang demokratis,”tambahnya.

Bagi Yanai, pembaruan modern pada jaket down sangat berkesan bagi dirinya. Ia juga terkesima melihat variasi dan detail pakaian rajut dari Sander, sehingga membeli beberapa produk tersebut untuk diri sendiri. Tadashi Yanai yakin akan sering memakainya untuk waktu yang sangat lama.

Desainer legendaries Jil Sander dan owner UNIQLO, Tadashi Yanai, merupakan tokoh revolusioner masa kini. Hal ini juga diakui Sander yang tidak pernah meragukan bahwa Yanai seorang visioner. Berkat kepribadiannya yang mandiri, kata Sander, Yanai tidak pernah berhenti berkembang, senantiasa berupaya meraih pencapaian yang lebih tinggi serta tak pernah lelah dalam mempelajari dan mengantisipasi kebutuhan dan keinginan masyarakat di masa kini.

“Saya sangat beruntung dapat bertemu dengan beliau dan saya merasa menemukan sparring partner yang tepat untuk konsep +J. Sejauh yang saya perhatikan, Mr. Yanai tetap menjadi pria yang setia dan teliti yang sama seperti di awal kariernya sebagai pengusaha. Ia mempunyai kisah sukses yang luar biasa, suatu hal yang pasti sudah ada dalam pikirannya sejak dulu, karena ia tak pernah goyah dalam melakukan pekerjaannya,”tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Yanai menjelaskan salah satu prinsip UNIQLO adalah “Simple Made Better” dan Ms. Sander adalah pelopor filosofi itu. Pakaian sederhana dan indah tak mungkin dapat tercipta tanpa komitmen yang gigih dalam memperhatikan setiap detail, dan sikap inilah yang membuat dirinya percaya dapat menjalin kolaborasi dengan beliau.

“Saya percaya bahwa Ms. Sander adalah seorang jenius dengan rasa estetika dan gairah yang jarang sekali ditemukan dewasa ini sekaligus pribadi tak tertandingi yang mampu terus menerus menciptakan gaya-gaya hebat dan abadi,”ujar Yanai.

Menanggapi soal pandemi COVID-19, Sander menekankan alam sekitar menjadi suatu hal yang jauh lebih penting. Di pedesaan, Anda bisa bergerak cukup bebas, dan keindahan taman-taman kita berhasil membangkitkan kembali rasa optimisme. Merawat tanaman dan berjalan-jalan di hutan dan padang rumput adalah kegiatan yang baik untuk diri kita.

Selama hampir dua tahun, Sander tidak bisa mengunjungi Tokyo. Seluruh koleksinya ditampilkan secara digital. Namun ternyata, virtualitas dan kesendirian tidak menjadi masalah besar dan semua hal berjalan dengan baik. Ini merupakan buah dari kolaborasi berkelanjutan dirinya dengan UNIQLO dan juga keakraban timnya.

“Kami saling mengenal dan mempercayai satu sama lain. Jika ditanya mengenai pikiran saya selama pandemi, saya yakin kita akan melewati situasi ini pada akhirnya. Pekerjaan intensif kami pada koleksi +J membuat saya tetap fokus, dan saya punya banyak waktu untuk merenungkan setiap perubahan yang disebabkan oleh pandemi ini baik secara mental maupun sosial. Kami menjadi lebih rendah hati dan bersyukur atas kehidupan bermasyarakat yang ada saat ini, dan atas semua pengetahuan yang terkumpul untuk menemukan jalan keluar dari tantangan mengerikan ini,”jelas Sander.

Penyebaran virus corona mengingatkan Yanai betapa terhubungnya dunia ini. Hampir setiap perusahaan di dunia menghadapi pertanyaan yang sama: apakah krisis ini dapat membuahkan peluang? Semua yang dangkal tak lagi dapat diterima, dan hal-hal yang otentik kini lebih diminati.

Dengan kerjasama yang sudah terjalin selama 12 tahun ini, Sander menegaskan kembali bahwa proyek +J berupaya menghadirkan kualitas dan kecanggihan pengalamannya di dunia high fashion kepada khalayak ramai serta memberikan pilihan pakaian modern yang menarik kepada para pelanggan cerdas yang terhubung secara luas. Tujuan ambisius dari koleksi ini adalah untuk mendekati bermacam-macam orang di berbagai belahan dunia dan menggunakan pakaian sebagai cara membantu mereka meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan untuk terlibat dalam suatu tujuan bersama.

“Saya sungguh berterima kasih dan juga terkejut melihat bagaimana UNIQLO mampu memproduksi koleksi kami dalam skala global tanpa kesulitan yang berarti,”tukasnya.

Sedangkan Yanai melihat +J sebagai langkah pendemokrasian visi dan keahlian Sander dalam dunia high fashion melalui komitmen untuk menjunjung tinggi kualitas dan kemampuan manufaktur. UNIQLO menyediakan jajaran pakaian berkualitas dari Sander kepada semua jenis pelanggan di seluruh dunia dan hal ini memberikan kepercayaan diri yang besar bagi dirinya. “Kami tidak akan pernah melupakan dedikasi Ms. Sander dalam membuat busana dan akan menggunakannya sebagai dasar untuk terus berkembang,”ujarnya.

Terkait masa depan, Sander selalu merasa penasaran dengan ide-ide Yanai. Ia yakin bahwa Yanai akan mengembangkan visi besarnya ke tingkat yang lebih tinggi.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk kepercayaan yang ia berikan dan atas kerjasama kami yang luar biasa. Ia berharap agar kesuksesan selalu menyertainya dalam apa pun yang ia lakukan di masa depan. Sekarang, kita menutup satu bab, dan saya bertanya-tanya seperti apakah masa depan itu,”tambahnya.

Yanai juga sangat tertarik melihat kemana Sander dengan semangat dan kreativitas tak terbatasnya akan melangkah berikutnya. Inovasi Sander tidak lekang oleh waktu, namun di saat yang sama ia juga tidak sabar menantikan hal-hal baru yang akan ia ciptakan. Yanai juga berharap suatu hari nanti kita bisa sekali lagi menggetarkan dunia bersama-sama. (*)

 

BERITA REKOMENDASI