Ayo Mendaki Gunung, Untuk Meninggalkan Kesombongan Diri

MENDAKI gunung akan memberitahumu bagaimana caranya merendahkan yang angkuh, menundukan yang menengadah dan membungkukkan yang membusungkan dada. Kata-kata bijak tersebut menunjukkan bahwa mendaki gunung adalah perjalanan untuk meninggalkan kesombongan diri.

Pendakian juga menekankan arti penting kebersamaan, kekompakan dan kepedulian terhadap sesama. Bukan sekadar menggapai puncak dengan segala keindahannya, menghadapi tantangan dan kesulitan sepanjang perjalanan, serta penaklukan diri.

Sejatinya para pendaki harus paham akan hal itu. Bahwa di balik pemandangan indah terdapat banyak pelajaran yang bisa kita aplikasikan dalam kehidupan. Betapapun berat rute yang ditempuh untuk menuju puncak, harus ditempuh juga. Tak boleh menyerah.

Mendaki gunung adalah kegiatan yang sangat menantang dan tidak semua orang sanggup melakukannya, namun dari tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat. Tak aneh jika kemudian, pada waktu-waktu tertentu jumlah pendaki dibatasi dan bahkan sejumlah gunung ditutup untuk pendakian guna pemulihan ekosistem.

Harus diakui, kegiatan mendaki gunung juga memberikan dampak pada ekosistem alam. Tidak jarang banyaknya pendaki yang melalui lokasi tertentu menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan alam yang dilewati.

Hal itu tidak bisa dilepaskan dari ulah sebagian pendaki yang sering membuang sampah sembarangan di jalur pendakian. Termasuk membuang kotoran secara sembrono, sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan.

BERITA REKOMENDASI