Internet Untungkan ‘Kolekdol’ Diecast

TEKNOLOGI internet maju pesat dan memberikan berbagai dampak positif. Satu di antaranya kian memudahkan transaksi jual-beli tanpa harus bertatap muka antara penjual dan pembeli. Ketika memanfaatkan Facebook, Twitter, BBM dan WhatsApp saja sudah mampu memperlancar usaha koleksi maupun jual beli (kolekdol) diecast.

Hal ini seperti diungkap ‘kolekdol’ diecast maupun onderdil sepeda motor klasik, Suryo Aji Sudaryono warga Nogotirto Sleman. Diecast yang banyak dicari terutama mobil klasik seperti yang diproduksi Ford, VW, Toyota dan Chevrolet. Sedangkan onderdil motor klasik, ia paling senang keluaran Yamaha terutama V-75 dan V-80. Ada keinginan suatu saat, ia bisa mempunyai blog maupun website.

"Perburuan barang selain datang langsung di toko-toko maupun pasar-pasar, penting juga memanfaatkan teknologi internet. Secara online, ketika barang dan harganya cocok, pembayaran cukup transfer dan barang dikirim lewat jasa paket,” jelas Suryo, baru-baru ini.

Menurutnya jenis diecast yang paling banyak dimiliki mobil-mobil unik dan klasik keluaran Ford. Mobil-mobil Ford klasik seperti wujud sedan, pickup, balap dan truk tampilan fisiknya banyak yang unik.  Skala diecast dibanding wujud aslinya, antara lain satu banding 16 sampai satu banding 72.

Ketika memiliki yang kembar lebih dua, langsug menjualnya ataupun barter dengan diecast berbeda milik teman. Harga diecast yang pernah dibelinya mulai Rp 25.000 sampai Rp 1,8 juta. "Terutama diecast yang diproduksi terbatas atau limited edition biasanya lebih mahal harganya,” tandas Suryo.

Adapun onderdil sepeda motor klasik yang dikeloksi, misalnya slebor, cover belakang, panel depan, lampu sein, asesoris mata kucing, spion dan keranjang depan.(Yan)

BERITA REKOMENDASI