Koko Soimah: Motor Tua Itu Aset Buat Keluarga

DJOGJANTIQUEDAY, event tahunan pecinta motor antik sekaligus perayaan ulang tahun MAC (Motor Antik Club) Yogyakarta yang ke-32 kembali digelar di Mandala Krida pada  23- 24 Agustus 2019. Memasuki tahun kelima, Djogjantiqueday kali ini mengangkat tema Vintage Paradise, memberi pesan moral untuk memerangi ‘klitih’ dan mengajak generasi muda dari semua kalangan, lintas generasi dan lintas komunitas untuk bisa bersatu padu tanpa adanya perbedaan di acara ini.  

Baca Juga: Ini Sebab Pabrik Harley-Davidson di AS Terancam Tutup

Hal ini terlihat tidak hanya motor klasik yang dipamerkan namun juga mobil klasik hingga pernak-pernik yang kuno yang dipajang rapi disetiap sudut venue. Diantara sederet motor klasik yang dipamerkan, terdapat salah satu motor yang tidak luput dari perhatian pengunjung. Motor Harley Davidson tahun 1926 yang ternyata milik dari suami Soimah artis dan seniman asal Yogyakarta.  

Kepada KRJOGJA.com Herwan Pradoko atau kerap disapa Koko, kolektor motor antik satu ini banyak bercerita tentang kegemarannya akan motor tua ini. Mengawali hobi selepas SMA, “Mobil pertama saya VW Kodok, tapi sudah dijual untuk biaya aqiqah,” candanya lepas. 

Mulai menyukai motor klasik sejak awal 2000-an hingga sekarang. Dan hobinya tersebut mendapat dukungan penuh dari keluarganya. Pria yang kesehariannya mengendari motor Harley Davidson Kuncklehead EL 1947 berwarna merah mengatakan bagi dirinya pribadi motor antik itu investasi.  

“Bagi saya memiliki motor tua itu asset dan investasi untuk keluarga,” jelasnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor Vespa Klasik Agar Tetap Sehat

Hingga kini Koko memiliki sejumlah koleksi motor klasik, meskipun tidak secara gamblang dia jelaskan. Namun menurutnya motor tersebut cukup untuk masa depan keluarga dan anak-anaknya.

Mengenai perhelatan Djogjanytiqueday menurutnya setiap tahun acaranya selalu berkembang dan selalu menarik dengan membawa kebudayaan yang ada di Jogja. “Dan tidak menutup kemungkinan bisa mengumpulkan seluruh teman-teman MACI dari seluruh Indonesia ataupun di luar MACI dan juga klub motor dan klub mobil yang ada, ” tutupnya ramah. (Karni Narendra) 

BERITA REKOMENDASI