Merakit Minion, Sepeda Jadul yang Hits Lagi

SLEMAN, KRJOGJA.com – Demam sepeda saat ini benar-benar luar biasa. Sepeda lipat menjadi salah satu jenis yang penjualannya meroket luar biasa bahkan membuat harga sepeda-sepeda city commuter dari beberapa pabrikan naik hingga dua kali lipat.

Namun, di tengah boomingnya sepeda lipat, penggemar sepeda kini juga tengah membangkitkan memorabilia tahun 80-an. Sepeda mini yang sempat booming di tahun-tahun tersebut muncul kembali dengan berbagai wujud yang menarik dan trendi, saat ini kerap disebut minion.

KRjogja.com berkesempatan mengobrol dengan Agus Genthong Haryanto (40) warga Mrican Caturtunggal Depok Sleman yang baru saja selesai merakit sepeda minion. Genthong memulai rakitan dari nol yakni berburu frame atau rangka besi sepeda jenis minion tersebut dari rosokan besi tua.

“Saya sebenarnya ingin ikutan bersepeda tapi harga pabrikan baru sekarang ini luar biasa mahal dan budget saya tidak cukup. Akhirnya mulai tertarik pada minion yang mulai hits lagi juga. Mulailah restorasi besi tua sekitar akhir Mei 2020 lalu,” ungkapnya ketika ditemui di kediamannya, Selasa (7/7/2020) petang.

Membangun minion ternyata membutuhkan effort luar biasa karena ia berurusan dengan besi tua yang artinya tak diketahui kualitas pastinya. Genthong pun mengaku harus lebih cermat dalam memilih rangka sepeda minionnya. Frame ini dijual dengan harga beragam yang rata-rata mendekati Rp 150-250 ribu tergantung kondisi.

“Rongsokan frame ini sekarang cukup banyak yang jual di jejaring media sosial tapi ada yang tidak komplit jadi harus jeli memilih agar tak dapat barang keropos apalagi ini sepeda tua. Paling mudah lihat bagian bawah frame apakah masih ada cat atau tidak. Kalau masih ada cat kemungkinan masih baik dan di bagian bottom bracket juga dicek harus dipastikan tidak retak. Saya dapat harga Rp 170 ribu kemarin,” imbuhnya.

BERITA REKOMENDASI