Merakit Minion, Sepeda Jadul yang Hits Lagi

Perjuangan membangunkan kembali frame tua minion tak berhenti di situ saja karena ia harus bolak-balik ke tukang las karbit untuk menguatkan rangka bagian bawah serta melakukan pengecatan ulang agar tampilannya lebih kekinian. “Untuk pengecatan total saya habis sekitar Rp 350 ribu tapi harus mengelas karbit juga agar framenya kuat,” lanjutnya tersenyum.

Setelah frame selesai, maka dilanjutkan dengan kaki-kaki yakni melakukan penyesuaian agar bisa dikombinasikan dengan teknologi saat ini yakni pengereman discbrake. Di sini frame dibengangkan agar wheelset dan piringan cakram rem bisa masuk dengan pas.

“Untuk wheelset pilihannya banyak, tapi saya karena budget minimal ya beli sekitar Rp 800 ribuan itu sudah hub freehub, lalu jeruji, velg serta ban untuk 20 inch. Tapi kalau ada budget lebih ya sekarang ada juga wheelset yang sampai Rp 2 juta, kalau kata anak sekarang loncer dan jangkrik,” kelakarnya.

Untuk grupset atau dapur pacu, pilihan saat ini juga begitu banyak yang mana lagi-lagi semua menyesuaikan budget si pemilik sepeda. Crank merk litepro atau luce saat ini lazim dipakai yang biasanya seharga Rp 800 ribuan.

“Tapi bisa cari second juga, kebetulan saya dapat harga Rp 200 ribuan, ya pintar-pintar cari saja di forum komunitas. Sproket saya pakai Shimano Rp 180 ribu untuk 9 speed. Rear Derailleur (RD) shimano Claris juga saya dapat Rp 265 ribuan. Pengereman juga saya pakai mekanis yang murah, kalau ada budget ya mending hidrolis lebih nyaman,” lanjut Genthong.

BERITA REKOMENDASI