Pandemi Covid-19, Bibit Anggrek Diburu Masyarakat

Meski pangsa pasar di Sleman cukup bagus, namun masih sedikit penggemar anggrek yang menangkarkan sendiri. Hal ini juga disebabkan faktor tanaman anggrek yang butuh iklim dan suhu tertentu dalam pertumbuhannya. “Untuk jenis anggrek bulan cocok saat fase remaja dan berbunga. Sedangkan untuk anggrek jenis dendro harus berada di cuaca yang cenderung hangat. Kalau di Sleman belum mengarah ke bikin bibitnya, masih sedikit yang menangkarkan sendiri,” imbuh Eko.

Untuk mengangkat potensi anggrek di Sleman, baru-baru ini juga diresmikan kampung anggrek di Ngipiksari Hargobinangun Pakem. Di kampung ini, ditargetkan ada 70 KK yang membudidayakan anggrek Vanda Tricolor yang merupakan anggrek khas Lereng Merapi. Dusun Ngipiksari menjadi rintisan kampung anggrek sebagai penangkar, edukasi dan wisata. Sejauh ini baru 75 persen yang sudah membudidayakan anggrek Vanda Tricolor baik untuk hiasan di rumah juga bisa dijual.

“Harapannya di Sleman ada wisata baru yang mengangkat tanaman anggrek. Tapi dikelola masyarakat sendiri dan tidak butuh investor atau pengusaha besar. Tapi masyarakat semua punya anggrek, kedepan bisa dijadikan obyek wisata tanpa membutuhkan investasi besar,” ungkap Eko.

BERITA REKOMENDASI