SFF, Komunitas Pecinta ‘Terbangkan Burung’

SEMARANG,KRJOGJA.com- Sejumlah anak muda dengan burung bertengger di tangan, pundak dan kepala mereka, asyik bercengkerama dengan burung kesayangan mereka. Kemudian burung-burung itu dilemparkan terbang ke atas, berputar putar dan akhirnya kembali bertengger di salah satu bagian tubuh pemiliknya.

Mereka sekumpulan anak muda dan orang tua yang tergabung dalam komunitas pecinta burung Semarang Free Flight (SFF). Mereka berada di Grand Canyon-nya Semarang (di Rowosari Semarang) sedang gathering dan berlatih sejumlah teknik terbang dalam SFF. Komunitas yang berdiri 2016 ini memiliki 3.000 anggota, termasuk 250-an anggota aktif yang rutin berkumpul, mengadakan even dan latihan.  

Menurut Leo Andre, pimpinan komunitas, SFF merupakan kumpulan anak-anak sampai orang tua penggemar berbagai jenis burung yang dijinakkan dan dilatih teknik terbang tertentu. Misalnya teknik FTM (flight to me) burung diterbangkan, terbang berkeliling lalu dipanggil dan dia segera hinggap di pemilik.

"Teknik boomerang yaitu dilempar langsung dipanggil dan burung langsung hinggap di pemiliknya (mirip gerakan boomerang yang dilempar lalu putar balik ke pelemparnya)," tandasnya.

Adapun teknik FF (free flight), kata Leo yaitu burung terbang bebas beberapa saat di udara lalu bisa balik sendiri saat recall atau dipanggil pemiliknya dengan isyarat tertentu termasuk ada yang memakai peluit atau sempritan.

"Kami banyak even rutin seperti tiap Minggu di Simpang Lima, lomba-lomba, road show ke komunitas lain, kegiatan sosial, juga edukasi ke sekolah-sekolah tentang cinta satwa dan cara memeliharanya. Kami banyak mencurahkan kasih sayang pada burung piaraan kami sejak membeli anakan burung sehingga bisa jinak serta bisa dilatih."

Biasanya butuh 2 sampai 3 bulan bagi seekor burung mantap bisa terbang dan kembali ke pemiliknya (tidak escape atau melarikan diri dari pemiliknya). Kami harus telaten dan kasih sayang ngasih makan, menjinakkannya dan melatihnya sehingga terjalin saling percaya antara burung dan pemiliknya. (Sgi)

 

BERITA REKOMENDASI