Tak Hanya Indah, Ikan Hias Juga Datangkan Peluang

HOBIIS ikan hias laut masih ditemukan di berbagai tempat. Penempatan akuarium ikan hias air laut bahkan tak hanya di tempat tinggal, namun dapat juga di lokasi lain seperti kantor, hotel, restoran dan rumah sakit. Ketika terawat dengan baik akan menjadi daya tarik tersendiri.

Alasan ini yang menjadikan lelaki kelahiran Nusa Tenggara Timur, Adri Domu, semangat menerjuni usaha ikan hias laut. Lokasi usahanya di kawasan Plemburan Sleman, selain menyediakan aneka jenis ikan hias laut, ada juga aneka pendukungnya seperti terumbu karang (koral) serta batu karang. Semua mampu mendatangkan rejeki. Pihak pengepul pun sudah rutin menyetori ke tempatnya lalu ia menjual lagi. Batu karang diperoleh di pantai-pantai akibat abrasi air laut atau bukan mengambil dari dasar laut.

“Batu karang termasuk benda mati, untuk dekorasi akuarium terutama akuarium ikan hias laut. Kalau terumbu karang atau koral sifatnya hidup, jadi bisa berkembang,” papar Adri, baru-baru ini.

Harga terumbu karang di tempatnya rata-rata mulai Rp 30.000 persatunya dan sudah ditempelkan pada batu/freg. Sedangkan batu karang ukuran sedang kisaran Rp 25.000 perbiji. Selain itu di tempat usahanya juga  menyediakan air asin atau air laut yang juga disetori pengepul berasal dari sejumlah pantai di Gunungkidul. Stok air laut disimpan di drum-drum plastik, harganya saat ini kisaran Rp 300 perliter. Konsumen ada yang biasa ke tempatnya, namun ada juga pelanggan-pelanggan yang ia setori. Tak jarang ia menyetori air maupun kebutuhan akuarium ikan hias laut sekaligus mengganti airnya serta  membersihkan akuarium. Bahkan jika ada kerusakan akuarium ikan hias laut, ia juga siap memperbaiki.

“Membuat akuarium ikan hias laut lengkap dengan lampu-lampu, aneka peralatan pendukung, batu karang, koral sekaligus ikan-ikannya saya juga siap,” tandas Adri.

Bapak dua anak ini melanjutkan, koral atau terumbu karang dan aneka ikan hias banyak diperoleh dari pengepul asal Banyuwangi. Jenis terumbu karang mayoritas sudah hasil budidaya di kawasan pantai. Jika jauh dari pantai diperkirakan sulit, antara lain soal pH air sampai intesitas cahaya cukup berpengaruh dalam membudidayakan terumbu karang. Beberapa terumbu karang sudah kian sulit didapat, misalnya jenis terumbu karang donat.

“Sedangkan jenis ikan hias laut yang sudah berhasil dibudidayakan atau ditangkarkan manusia dan bukan hasil tangkapan di luat, misalnya kerapu bebek atau sering disebut ‘srace kely,’ klon atau ikan nemo dan pidana kuning atau kuwe macan,” imbuhnya. (Yan)

 

BERITA REKOMENDASI