Wuiih…Ada Notifikasi Ajakan ‘Ngopi’ di Wuling Cortez

Editor: KRjogja/Gus

WULING Motors telah meluncurkan seri Cortez, yang diklaim mampu bersaing dengan mobil sekelas Innova. Selain harga yang lebih ‘medhe’, juga banyak fitur yang tidak kalah dengan kompetitornya. Salah satunya adalah fitur ajakan ‘ngopi’ berupa gambar (cangkir kopi) dan tulisan serta bunyi beep. Ajakan untuk beristirahat itu akan muncul di layar MID setelah berkendara dalam waktu tertentu.

Tentu saja, ajakan ngopi tersebut sangat membantu dan mengingatkan pengemudi untuk beristirahat setelah berkendara hingga 4 jam. Tetapi waktu pengingat tersebut disetting mulai setiap 1 jam sampai 4 jam.

“Kita atur lewat layar MID, pengaturannya mulai dari satu sampai empat jam. Untuk mengaktifkan harus atur dulu peringatan muncul tiap berapa jam. Lalu pilih OK. Jika kita mengatur pengingat di 1 jam sekali, misalnya, setelah mengemudi selama satu jam, nanti akan muncul ajakan ngopi. Pengingat itu juga bisa dinonaktifkan,” kata Product Planning Specialist Wuling Motors Indonesia Arief Ramadhi saat bersama 20 wartawan media nasioal, termasuk KR saat test drive rute Semarang-Solo-Magelang-Yogya belum lama ini.

Menurut Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, berkendara memang tidak boleh dipaksakan. Setiap pengemudi yang telah menempuh maksimal 4 jam disarankan untuk beristirahat. “Wuling Cirtez membantu dan mengingatkan melalui fitur ajakan ngopi,” terangnya.

Selain fitur ajakan ngopi, Cortez versi matik ini juga mempunyai kelebihan dengan menggunakan transmisi jenis i-AMT (intelligent Automated Mechanical Transmission). Menurut Product Planning Specialist Wuling Motors Indonesia Arief Ramadhi, penggunaan transmisi jenis itu bertujuan untuk menciptakan sensasi berbeda dalam pengoperasian transmisi. 

Dengan transmisi jenis itu, pengendara bisa mengoperasikan transmisi secara otomatis atau manual tanpa pedal kopling. “Karena kalau kita punya mobil matik kadang ingin mobil lain yang manual. Nah Wuling Cirtaz memberikan solusinya tanpa harus membeli mobil manual,”kata Arief.

Disebutkan, dari komposisi transmisi jenis i-AMT ini mirip-mirip seperti girboks manual. Hanya, pengoperasian kopling diterapkan dengan sistem komputer, tanpa pedal kopling. Menurutnya, transmisi jenis itu lebih efisien dari segi perawatannya. Perawatan transmisi jenis itu mirip seperti transmisi manual. (M Taslim Hadi)

 

BERITA REKOMENDASI