Kiat Sukses Pengusaha Ikan Hias

KEGAGALAN adalah suatu junci awal dari keberhasilan. Di desa Pakunden, kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang ada seorang pengusaha yang sukses membangun usaha dalam segala bidang salah satu nya yang sedang viral saat ini yaitu ikan hias.

Deni Prabowo nama pengusaha tersebu. Usaha yang Deni lakoni ini lebih spesifik menjual ikan koi dan ikan koki. Perbedaan ikan koi dan ikan koki sendiri jika ikan koi cenderung lebih panjang dan dipelihara dengan kolam sedangkan ikan koki hanya dengan akuarium saja. Perawatan ikan koki dengan sistem ikan hias terhitung sangatlah mudah hanya menggunakan akuarium dengan memberi makan satu hari lima kali.

“Merawat ikan itu sama dengan merawat air. Jika kita merawat ikan itu sama dengan merawat air andaikata kita merawat air otomatis kita akan merawat ikan tersebut kalau untuk kasih makan sih cukup dengan sehari lima kali ya,” ujarnya saat berbicang dengan Rr Faizah Nur Fistiati Puspaningrum, mahasiswi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.

Memperhatikan mutu Ph air atau bisa disebut dengan tingkat keasaman maupun tingkat kebasaan air harus dengan detail. Jika tidak maka ikan yang dipelihara tidak akan berkembang dengan baik.

“Kalau yang detail sih bisa harus memperhatikan Ph ya akan tetapi dengan adanya air yang ada disini (Magelang) sudah cukup bagus kalau menggunakan ukuran Ph itu biasanya air dari PDAM kan air dari PDAM karena air nya mengandung banyak kaporit,” paparnya.

Deni juga mengatakan bahwa untuk perawatan akuarium untuk semacam ikan hias itu dengan mengganti air 10 persen sampai dengan 30 persen per tiga hari. Harus dilakukan dengan teliti dan sabar agar ikan yang dipelihara berkembang dengan baik.

“Waktu saya menanyakan ada berapa jenis ukuran akuarium dan berapa isi per ekornya terlihat ada banyak jenis akuarium dan masing-masing isi kapasitas ekor nya. Seumpama ukuran akuarium 2m di isi 85 ekor ikan yang indukan, ukuran akuarium 1,5m di isi 35 ekor indukan. Kalau yang satu meter satu meter itu sih di isi buat ikan yang ber ukuran 10-12 cm,” jelasnya.

Tak luput dari permijahan alias perkembangbiakan, ikan indukan yang berumur 8 bulan akan memproduksi telur di perutnya. Karena itu sebagai peternak ikan harus jeli melihat situasi.

“Biasanya perutnya akan membesar Ketika kita pijahkan akan keluar sel-sel telur dan kita pisahkan kedua ikan nya di suatu bak atau kolam ukuran 2m × 3m diberi tanaman eceng gondok atau rafia yang disobek-sobek nanti telurnya akan berada disitu atau tanaman yang akar nya berbentuk akar serabut, pemijahan ikan koki sendiri butuh waktu 1×24 jam,” ujarnya.

Deni memulai usaha ikan hias pada tahun 2019, karena bermula dengan hobinya dengan memelihara ikan dan memostingnya melalui media sosial. Tak disangka Deni mendapatkan untung dan ia gunakan untuk berjualan ikan yang pada akhirnya mendapatkan suppliyer yang lebih murah dan lebih banyak ikan nya.

“Saya itu mulai usaha ini hanya karena hobi, saya cenderung iseng beli ikan lalu saya diposting dan keterusan saya terus menggali terus dan belajar akhirnya saya mendapat suppliyer yang lebih murah dan lebih banyak ikan nya dan saya juga berjualan ikan ini dari untung saya iseng memosting ikan di sosmed jika saya tidak mempunyai ikan sama sekali ikan saya pada mati saya tidak akan rugi karena saya jualna itu juga dari keuntungan,” tutur Deni. (*)

BERITA REKOMENDASI