Sosial Media, Ladang Bisnis Yang Menjanjikan

Editor: KRjogja/Gus

PERKEMBANGAN platform sosial media yang pesat belakangan ini, mulai mengubah dunia bisnis secara global. Jika sebelumnya sosial media hanya digunakan sebagai media untuk bersosialisasi, sekarang sudah berkembang menjadi tempat berbisnis yang bisa mendatangkan banyak keuntungan. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari kebutuhan pelaku L0bisnis untuk kebutuhan marketing saat ini. Sosial media dapat menjadi salah satu cara mudah untuk berinteraksi dengan pelanggan, serta sebagai media untuk mempromosikan produk yang dijual. Dengan semakin bertambahnya pengguna sosial media beberapa tahun terakhir, tentu saja sosial media bisa menjadi channel marketing paling efisien yang bisa digunakan bagi para pebisnis.

Teknologi ini membuat pemasaran menjadi lebih efektif dilakukan karena dengan usaha yang lebih rendah dan relatif murah kita bisa menjangkau pasar lebih luas. Tidak aneh memang. Berdasarkan laporan Hootsuite tahun 2017 Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan tercepat dalam kaitannya dengan jumlah pengguna internet saat ini dibandingkan dengan 2016. Indonesia hampir 3 kali lipat dari rata-rata global dengan pertumbuhan 51% pertahun. Jika dulu banyak yang meremehkan pentingnya mempunyai akun sosial media, sekarang tidak lagi. Bahkan perusahaan skala besar pun, sekarang sudah menyiapkan budget khusus untuk mengurus akun sosial media. Mereka sadar bahwa sosial media bisa memberikan keuntungan bagi bisnisnya. Seiring dengan itu, sosial media menjadi bagian yang erat dari digital marketing. Oleh karenanya saat ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan social media management, sebagai upaya untuk terus menyesuaikan target pasarnya. Seiring dengan perkembangan teknologi, masyarakat telah paham bahwa bisnis selalu mempunyai presensi di mosial media. Dengan demikian, setiap kali perusahaan akan melakukan promosi, sosial media menjadi alat yang tepat untuk mendekatkan produk ke masyarakat. Konten yang diunggah di sosial media secara berkala secara tepat dengan segala variasinya, tentu dapat meningkatkan brand awareness.

Selain itu, sosial media seperti facebook dan instagram juga membantu para pebisnis kecil untuk menemukan konsumen yang potensial. Melalui sosial media, target pemasaran bisa sangat luas. Akan tetapi sekaligus bisa menemukan calon konsumen yang segmented. Kelebihan lain menggunakan sosial media sebagai media pemasaran adalah, murah dan memberikan akses untuk menerima feedback dari konsumen. Informasi tersebut, baik positif maupun negatif sangatlah berharga sebagai bahan evaluasi kedepannya. Selain itu, dengan sosial media para pebisnis bisa mendapat informasi yang penting tentang kompetitor, sehingga bisa menganalisa teknik seperti apa yang digunakan oleh pesaing.

Sehingga bisa membuat strategi pemasaran yang lebih baik dari mereka. Pelaku usaha juga bisa menggunakan kesempatan ini untuk melihat kekurangan dan kelebihan kompetitor. Cari kompetitor atau pendahulu bisnis yang serupa dengan Anda kemudian perhatikan teknik apa yang mereka lakukan dan Anda bisa membuat strategi pemasaran yang lebih baik dari mereka. Terpenting dari semua itu adalah meningkatnya jumlah penjualan produk. Akan tetapi, pemasaran menggunakan sosial media juga mempunyai kekurangan. Salah satunya adalah kurangnya kepercayaan dari konsumen. Sebab sampai saat ini tidak sedikit terjadi kasus penipuan saat bertransaksi melalui sosial media. Senyampang dengan maraknya pelaku bisnis yang memanfaatkan sosial media sebagai media pemasaran, maka persaingan antar pelaku usaha sangat ketat. Oleh karena itu dibutuhkan pengelola sosial media yang berkualitas.

Ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi kaum milenial untuk berkiprah di era digital sekarang. Anak-anak muda seharusnya tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga harus bisa kreatif dalam menggunakan sosial media. Sebab dari situ bisa menjadi sumber penghasilan yang tidak kecil. Selain untuk kepentingan bisnis pemasaran, sosial media juga bisa dimanfaatkan untuk konten yang menghibur. Atta Halilintar, Ria Ricis dan sejumlah selebgram di tanah air bisa menjadi contoh betapa sosial media jika dimanfaatkan dengan betul akan menghasilkan uang yang banyak. Tentu semua itu tidak bisa instan. Harus berproses. Namun daripada menggunakan sosial media hanya untuk kesenangan semata, lebih baik dimanfaatkan untuk kegiatan yang komersial. Syarat lainnya adalah, terus belajar membuat konten yang positif lewat platform sosial media apapun, agar kemampuannya semakin terasah dan menjadi profesional di bidangnya.

Berikut beberapa pekerjaan yang berhubungan dengan sosial media.
1. Social Media Officer (SMO). Sesuai dengan namanya, maka SMO biasanya bertugas untuk mengelola akun media sosial, merancang strategi dan menjadi admin. Jika beruntung, anda bisa menjadi Social Media Strategist, Social Media Executive hingga Social Media Manager.
2. Vlogger atau Blogger. Biasanya seorang vlogger atau blogger me-review suatu tempat, makanan atau memberikan rekomendasi film, musik dan sebagainya, tergantung dari kapasitas yang bersangkutan.
3. Buzzer atau Influencer. Buzzer biasanya menyampaikan informasi secara berulang. Intinya buzzer ini bertugas agar informasi tersebar seluas-luasnya. Sedangkan influencer harus memiliki kemampuan untuk bisa meyakinkan dan menggiring opini terhadap suatu hal, agar orang-orang yang melihat tertarik. 4.Content Writer atau Copywriter. Ccontent writer umumnya bertugas menulis artikel di website atau menulis caption di sosial media. Sedangkan copywriter diminta untuk membuat tagline atau campaign dan lebih relate dengan dunia advertising.
5. Digital Marketer. Seorang digital marketer harus memiliki kemampuan untuk mempromosikan suatu brand, produk atau layanan dengan medium media
6. Satu lagi pekerjaan yang banyak diminati oleh millennials, yaitu Graphic Designer. (Ogi-dari berbagai sumber)

BERITA REKOMENDASI