Anak Main Kotor-kotoran, Hati-Hati Infeksi Kulit

GANGGUAN infeksi kulit dapat saja dialami oleh anak-anak karena sistem kekebalan tubuhnya rendah. Sebagai orangtua Anda harus mewaspadai gejalanya, apalagi bagi anak yang suka main di tanah.

Namun, orangtua tidak menyadari gejala dari infeksi kulit. Akhirnya banyak anak yang menderita penyakit tersebut lalu diabaikan.

Padahal anak-anak yang suka main di tanah rentan mengalaminya. Sebagai ibu harus peka dengan kondisi tersebut supaya tidak fatal akibatnya.

Medical Science Liaison Munipharma Indonesia dr Anna Mesiana mengatakan, anak-anak yang mulai mengalami tanda aneh di sekitar tubuhnya harus curiga dengan satu masalah. Termasuk penyakit infeksi kulit yang ditandai dengan kulit kemerahan yang meluas.

"Kalau anak mengeluh gatal, kulitnya merah, batuk, pilek ingusnya warna hijau sampai gangguan pernapasan, waspada infeksi kulit. Banyak ibu tidak tahu akhirnya terlambat diobati," ujar dr Anna saat ditemui di kawasan Kalijodo, Jakarta Barat, Jumat (15/12/2017).

Gejala tersebut biasanya dialami oleh anak setelah main di luar ruangan. Infeksi tentu bisa terjadi akibat virus berbahaya. Banyak orangtua yang mengeluh anaknya rewel karena kulit ruam. Tapi mereka tidak sadar bahwa ini merupakan tanda dari infeksi kulit.

"Saya perhatikan anak infeksi kulit pasti hobinya main di tanah. Bukan tidak boleh, tapi orangtua harus mengontrol," tambahnya.

Kalau benar mengalami infeksi, segera konsultasi dengan dokter. Bisa saja gangguan tersebut karena udara atau terpapar virus dari tanah yang kotor. Untuk pencegahannya, setelah anak main di luar ruangan biasakan cuci tangan pakai sabun, mandi dan sekaligus ganti pakaian. Kalau tidak, anak jadi tidak nyaman dan mengalami infeksi.

Apalagi kalau memegang makanan langsung karena lapar berat seusai lari-larian dengan temannya. Pastikan anak cuci tangan pakai sabun agar bebas kuman.

"Main di tanah terlalu sering dan tidak dikontrol bisa jadi mereka kena E-coli dan diare. Makanya orangtua harus kontrol dan edukasi anak untuk menjaga kebersihan diri sendiri," pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI