Begini, Cara Mempersiapkan Anak Masuk TK dan SD

TAHUN Ajaran baru 2016-2017 segera bergulir. Salah satu jenjang pendidikan anak yang paling penting adalah taman kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Di kedua jenjang pendidikan ini, anak membutuhkan persiapan matang.

Di antara persiapan tersebut adalah perkembangan mental. Banyak penyebab anak tidak mampu untuk menangkap pelajaran dengan maksimal ketika mental mereka belum siap. Namun, jika kesiapan mental anak sudah dinilai siap, lakukan persiapan jangka panjang sebagai bentuk dukungan kepada anak. Berikut ini beberapa hal yang dapat dipersiapkan menjelang anak masuk TK.

1. Mendorong Kemampuan Dasar Anak

Kemampuan dasar anak ini sangat sederhana, akan tetapi perlu persiapan yang matang. Untuk itulah harus membantu anak mengenali huruf, warna dan juga angka. Selain itu, bisa menggunakan alat peraga yang sederhana dan tentunya menarik bagi anak-anak. selain itu, ajari juga anakmemperkenalkan diri dengan mengucapkan nama, alamat dan nama orang tua serta pekerjaannya.

2. Membangun Kebiasaan Belajar

Kegiatan belajar di TK tidak sama dengan kegiatan belajar di SD. Untuk mempersiapkan anak masuk TK, mulailah dengan kebiasaan membacakan dongeng sebelum tidur. Perlu juga mengajarkan anak bernyanyi sambil bermain dengan alat bersuara. Dengan cara ini akan membantu untuk lebih siap masuk TK.

3. Membatasi Waktu Menonton Televisi

TV dapat menjadi kesukaan anak, akan tetapi TV juga merupakan musuh utama perkembangan anak. Dengan cara mengurangi waktu menonton televisi setiap harinya maka anak bisa lebih memanfaatkan waktu untuk belajar sambil bermain di rumahnya sebagai cara untuk persiapan anak memasuki dunia sekolah.

4. Bantu Bersosialisasi

Bersosialisasi merupakan pelajaran mendasar sebelum anak masuk TK. Kemampuan bersosialisasi ini perlu dilatih sejak dini. Berikan dukungan kepadanya dan dorongan anak untuk mau bergaul bersama teman sebayanya, minimalnya di lingkungan sendiri. Ajak anak untuk bermain bersama teman sebayanya supaya kemampuan bersosialisasi anak lebih terasah.

5. Ciptakan Rutinitas

Dunia anak akan berubah drastis begitu anak memasuki masa sekolah. Jika biasanya anak bebas bermain dan juga menggunakan waktunya sesuka hati, kini akan ada rutinitas baru yang harus dijalaninya setiap hari. Mulailah melatih rutinitas anak dengan membuat jadwal keseharian mereka, seperti bangun pagi, makan, tidur siang, atau waktu menonton TV.

 

Guna mempersiapkan pendidikan lanjutan dari TK ke SD, sebagai orang tua, harus memahami kondisi anak  apakah memang sudah siap untuk menginjak pendidikan di bangku SD. Apakah umurnya sudah cukup, apakah kondisi psikologisnya sudah siap dan begitu banyak pertimbangan yang harus diperhatikan sebelum menjalani pendidikan di bangku SD tersebut. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan dalam mempersiapkan mental anak untuk masuk jenjang sekolah dasar:

1. Teman Baru

Beritahukan kepada anak bahwa nanti di sekolah baru mereka akan bertemu dengan banyak teman sehingga anak akan merasa dia tidak sendirian. Mereka akan bertemu dengan teman sebayanya sehingga rasa takut bertemu dengan orang asing, guru-guru dan lingkungan baru bisa sedikit dikurangi.

2. Baju Sekolah Baru

Biasanya anak di belikan baju sekolah baru jauh hari sebelum sekolah di mulai. Dengan demikian, anak akan merasa termotivasi untuk segera berangkat ke sekolah dengan semangat dan rasa ingin tahu yang lebih.

3. Lingkungan Sekolah

Pastikan anak sudah mengenal daerah dan lingkungan sekolahnya sebelum sekolah dimulai. Hal ini dilakukan agar anak tidak merasa asing dan merasa sudah mengenal sekolahnya jauh lebih dulu dari teman-temannya, dan ini akan membangkitkan rasa percaya diri pada anak.

4. Hari Pertama Sekolah

Jangan membiarkan anak sendirian di hari pertama sekolahnya. Sebagian anak akan merasa canggung dengan lingkungan barunya meskipun ada juga sebagian anak yang sudah berani di tinggal orang tuanya. Anda bisa perlahan meninggalkannya di sekolah jika sudah memasuki hari kedua atau ketiga sekolah.

5. Mandiri

Sebelum anak masuk bangku sekolah sebaiknya orang tua sudah mengajarkan konsep kemandirian, biasanya anak yang melewati masa TK dan KB akan lebih mandiri dibanding anak yang tidak TK. Anda bisa mulai mengajarkan memasang sepatu sendiri, merapikan buku sendiri, menyusun peralatan tulis sendiri dan memasang baju dan celana sendiri.

Ini dilakukan untuk mencegah anak tertinggal dari teman-temannya, karena anak cenderung akan rusak moodnya jika sudah jauh ketinggalan dari teman-temannya.

6. Mengenal Angka dan Huruf

Minimal ajarkan anak angka dan huruf dasar sehingga di SD anak tidak canggung di sekolah nanti, karena rata-rata anak masuk SD sudah mulai kenal angka 1 sampai 10 dan huruf.

7. Motivasi

Jangan lupa untuk selalu memberi pujian sebagai motivasi bagi anak setiap kali dia mau ke sekolah dan setiap kali sudah pulang dari sekolah. (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI