Bersihkan Rumah Usai Kebanjiran, Perhatikan Hal Ini?

USAI banjir, pekerjaan rumah selanjutnya telah menunggu. Apalagi kalau bukan membersihkan rumah bekas banjir.

Mengingat air banjir yang masuk ke dalam rumah adalah air yang kotor, campuran dari air hujan, sungai, got, sampah, dan banyak kotoran lain. Membersihkan rumah yang kena banjir harus dilakukan dengan tepat agar penghuni rumah tersebut tidak jatuh sakit, terkena infeksi dan sebagainya. Melansir Getprepared, Sabtu (4/1/2020) simak uraiannya di bawah ini.

1) Menyiapkan peralatan bersih-bersih

Pertama-tama sebelum menyiapkan peralatan. Usahakan sebisa mungkin minimal kontak dengan air banjir atau yang sudah terkontak air banjir, jauhkan anak-anak dari area rumah yang terkontaminasi selama Anda bersih-bersih. Kemudian baru siapkan peralatan seperti sarung tangan, masker pelindung, ember, pel, sapu, kantong sampah plastik, deterjen tanpa aroma, Wadah besar untuk tempat tidur, pakaian dan segala kain yang terenda, jemuran untuk mengeringkannya. Sebagai peralatan tambahan, tergantung pada situasi rumah, Anda mungkin perlu menyewa peralatan tambahan seperti kabel ekstensi, pompa selam, vakuum basah atau kering, sensor karbon monoksida dan penurun kelembaban, kipas atau pemanas.

2) Menguras air

Buang air dari rumah secara perlahan, tiriskan secara bertahap sekitar sepertiga dari volume harian. Sebab karena jika tanah masih penuh dan air dikeluarkan terlalu cepat, dinding atau lantai rumah bisa melengkung. Jika perlu, gunakan pompa atau ember untuk menghilangkan genangan air, kemudian vakum basah atau kering untuk membersihkan sisanya. Untuk instruksi tentang cara mendisinfeksi sumur atau sumber air, Anda disarankan untuk menghubungi otoritas kesehatan setempat.

3) Peralatan

Jangan gunakan peralatan yang berhubungan dengan panas, seperti kotak saklar, gas atau panel pemutus sekering yang kebasahan sampai memang sudah diperiksa dan dinyatakan aman oleh teknisi ahli. Ganti pula filter dan isolasi yang biasanya ada di kulkas dan freezer jika memang sudah basah. Biasanya mengganti dengan peralatan yang baru malah lebih murah. Semua piring dan peralatan yang terkontaminasi harus dicuci dan didesinfeksi secara menyeluruh, bisa dengan menggunakan air mendidih atau menggunakan larutan steril campuran dari pemutih klorin dengan rasio 1:4. Bilas piring dan peralatan dengan seksama.

4) Menghilangkan kotoran dan puing-puing

Buang semua peralatan yang basah dan kotor serta puing-puing. Semprot semua kotoran yang menempel di dinding dan furnitur kayu sampai bersih, kemudian bilas beberapa kali. Cuci dan bersihkan semua permukaan dan struktur furnitur dengan deterjen tanpa pewangi dan air tanpa pewangi, bilas hingga bersih. Untuk membersihkan lantai, siram dan desinfeksi lantai, saluran dan pompa dengan deterjen dan air. Gosok semuanya untuk menghilangkan kotoran berminyak dan kotoran lainnya. Bersihkan atau ganti saluran saat tersumbat, jika sulit maka segera hubungi tenaga ahli profesional.

5) Struktur rumah

Ventilasi rumah sampai benar-benar kering, bilas dan bersihkan seluruh lantai secepat mungkin, ganti lantai yang sudah terlalu parah terkena air banjir. Bersihkan semua interior dinding dan rongga lantai dengan larutan air dan deterjen tanpa pewangi. Setiap ruangan yang terkontaminasi banjir telah dibersihkan, didesinfeksi, dan dikeringkan secara menyeluruh.

6) Karpet dan furnitur

Karpet harus segera dikeringngkan di dua hari pertama, jika karpet di rumah terlalu besar untuk dibersihkan sendiri segera panggil jasa profesional membersihkan karpet. Tapi jika karpet sudah terlalu kotor dan rusak karena basah parah, segera buang saja. Bersihkan sisa tanah dan lumpur dari furnitur dan semua peralatan di rumah, jika masih lembap biarkan dulu lumpur dan tanahnya mengering baru dibersihkan. Untuk menguji apakah peralatan atau furnitur sudah kering atau belum, tempel bungkus makanan bening ke permukaan benda tersebut. Jika bagian yang tertutup lebih gelap dari bahan di sekitarnya, itu masih lembab maka benda harus dikeringkan sampai benar-benar kering. Untuk mebel-mebel berbahan kayu, buka dan lepaskan laci-lacinya, buka juga pintunya, jangan terlalu cepat-cepat dikeringkan karena bisa retak atau patah.

7) Menghilangkan jamur

Saat membersihkan benda-benda yang sudah berjamur, pakai sarung tangan sekali pakai dan masker pelindung. Khusus untuk buku atau barang dengan bulu, bekukan terlebih dahulu sampai tiba waktunya untuk dibersihkan. Untuk meminimalkan pertumbuhan jamur, pindahkan barang ke area yang sejuk dan kering dalam waktu 48 jam dan angin-anginkan dengan kipas. Anda juga dapat membunuh spora jamur dengan menyemprotkan isopropanol (alkohol gosok).

8) Barang yang harus dibuang

Buang semua obat-obatan, kosmetik, dan peralatan mandi lainnya yang terkena air banjir. Furnitur, boneka, bantal, penutup furnitur yang telah terkena air banjir. Begitu juga makanan di dalam kulkas mulai dari daging-dagingan, makanan dalam kemasan atau jar , minuman dalam botol, hingga buah-buahan jika memang sudah terkena air banjir.

9) Memastikan pasokan air

Pastikan setelah surut dan dibersihkan sebelum rumah dihuni kembali seperti biasa, aliran pasokan air telah diperiksa secara resmi dan dinyatakan aman untuk digunakan. Begitu juga dengan toilet, pastikan memang sudah memadai untuk dipakai para penghuni rumah.

 

BERITA REKOMENDASI