BKKBN Kampanyekan Gerakan Santap Bareng Keluarga

JAKARTA, KRJOGJA.com –  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengampanyekan gerakan bersama Santap Bareng Keluarga agar tiap anggota keluarga memiliki waktu yang cukup untuk berkomunikasi satu sama lain.

"Permasalahan keluarga Indonesia saat ini adalah ketidaktersediaan waktu. Tantangan terbesar saat ini ketersediaan waktu ayah dan ibu. Karena itu kita kampanyekan gerakan makan bersama di rumah agar seluruh anggota keluarga bisa berkumpul," kata Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga BKKBN M. Yani di Jakarta, Kamis (16/11/2018).

Menurut Yani dengan menyempatkan waktu untuk makan bersama seluruh anggota keluarga di rumah dalam waktu yang sama di satu tempat, akan terjadi komunikasi antara anak dan orang tua. Karena itu, menekankan pentingnya gerakan ini karena bisa menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan yang terbangun antara orang tua dan anak. "Banyak perkembangan psikologis itu terbangun dari komunikasi yang erat dari orang tua. Seperti emosi, empati, itu terbangun dari hubungan erat komunikasi orang tua," kata Yani.

Yani menjelaskan wawasan dan pendidikan tentang pola asuh yang baik yang dimiliki oleh orang tua akan percuma bila orang tua tidak memiliki waktu untuk anaknya."Kuncinya hanya kalau dia punya waktu, percuma pendidikan orang tua apabila hanya ada di kepalanya," kata Yani.

Kepala Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor Dr Tin Herawati, M.Si menjabarkan hasil penelitian baru-baru ini yang menyebutkan masalah keluarga saat ini ialah tidak adanya waktu orang tua untuk anak.

Tin meminta,semua masalah dan pekerjaan di luar rumah,jangan dibawa ke rumah. " Di rumah itu tempat bercengkerama bersama keluarga,pekerjaan ibu atau perkejaan ayah jangan dibawa ke rumah,begitu juga masalah ,segala permasalahan di luar jangan dibawa ke rumah,'ujar Tin.(Ati)

 

BERITA REKOMENDASI