Fakta! Pria Miskin Tak Disukai Perempuan Milenial

MAU makan cinta?' 'Kalau ngandelin cinta, nanti hidupnya gimana?' 'Jangan mau suka sama orang karena cinta, hidup butuh duit'. Kalimat semacam itu sudah biasa di kuping kita, tapi tetap saja beberapa orang tetap memilih melakukannya.

Mengandalkan cinta sebagai penyaluran hasrat kasih sayang memang tak salah, tapi realistis sedikit juga tidak keliru. Bahkan, sebuah studi di Amerika menjelaskan kalau perempuan modern tidak tertarik lagi dengan pria miskin.

Sebuah jurnal yang dipublis di Journal of Family and Marriage, menjelaskan bahwa perempuan merasa lebih sulit untuk menemukan kecocokan dengan seseorang yang secara finansial belum mapan. Terlebih jika ini menyangkut rencana pernikahan.

Dalam penelitian tersebut, angka pernikahan turun di Amerika karena kurangnya pasangan pria yang 'menarik secara finansial'.

Sekarang, tidak bisa lagi Anda menyatakan perempuan banyak yang matre, tapi memang faktanya hidup butuh uang dan ini menjadi pertimbangan penting sebelum akhirnya perempuan modern menikah.

"Sebagian besar perempuan Amerika berharap menikah, tetapi jumlah pria yang mapan saat ini dinilai semakin sedikit dan itu memengaruhi secara tidak langsung ke angka pernikahan di Amerika," kata penulis utama Daniel Lichter, dikutip dari Metro.

Lebih lanjut, tidak hanya pria kaya yang semakin sedikit, masalah rendahnya angka pernikahan juga disebabkan oleh kelompok minoritas ras dan etnis, terutama perempuan kulit hitam, yang mana mereka ini menghadapi kekurangan calon pasangan yang menginginkan hubungan serius.

Perempuan yang belum menikah dengan status sosial ekonomi rendah dan status sosial ekonomi tinggi, baik di tingkat nasional maupun sub-nasional, juga menghadapi kekurangan laki-laki.

Dari fakta ini juga terungkap, mungkin ini juga sebabnya banyak perempuan sekarang yang rela menikah dengan pria dengan status ekonomi di bawah mereka. Bagaimana menurut Anda?

 

BERITA REKOMENDASI